Peluang Inter Milan untuk segera mengunci gelar juara Liga Italia musim ini sedikit tertunda setelah bermain imbang di markas Torino. Meski gagal membawa pulang poin penuh, posisi klub berjuluk Nerazzurri tersebut tetap sangat diunggulkan dalam perburuan gelar.
Dilansir dari Detik Sport, saat ini Inter Milan masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 79 poin dari 34 pertandingan. Mereka unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya, Napoli, yang mengoleksi 69 poin.
Dengan kompetisi yang hanya menyisakan empat pertandingan, Inter Milan secara matematis hanya membutuhkan tambahan sekitar empat poin lagi untuk memastikan Scudetto. Angka tersebut sudah cukup tanpa harus bergantung sepenuhnya pada hasil pertandingan yang diraih Napoli.
Sisa laga di musim ini akan menjadi momen krusial bagi skuad asuhan Simone Inzaghi. Inter Milan dijadwalkan menghadapi sejumlah lawan untuk memastikan trofi juara kembali ke pelukan mereka.
- vs Parma (kandang)
- vs Lazio (tandang)
- vs Hellas Verona (kandang)
- vs Bologna (tandang)
Inter Milan kini berada di ambang juara dan memiliki kesempatan besar untuk merayakan gelar di hadapan pendukung sendiri saat menjamu Parma di Stadion San Siro.
Skenario Juara Tanpa Bertanding
Terdapat kemungkinan unik di mana Inter Milan bisa dinobatkan sebagai juara sebelum mereka turun ke lapangan pada pekan ke-35. Hal ini terjadi karena para rival dijadwalkan bertanding lebih awal.
Jika Napoli menelan kekalahan dari Como 1907 pada 2 Mei 2026 dan AC Milan juga tumbang saat menghadapi Sassuolo pada 3 Mei 2026, maka gelar juara otomatis terkunci bagi Inter. Dalam situasi ini, perolehan poin maksimal Napoli (78) dan Milan (76) tidak akan mampu melampaui 79 poin milik Inter.
Penantian Panjang Perayaan di Kandang Sendiri
Kesempatan meraih gelar di Milan menjadi momen yang sangat dinantikan, mengingat Inter Milan sudah cukup lama tidak memastikan Scudetto secara langsung di kota sendiri. Peristiwa tersebut terakhir kali dirasakan pada tahun 1989 di bawah kepemimpinan Giovanni Trapattoni.
Setelah periode tersebut, gelar-gelar yang diraih Inter sering kali dipastikan di luar kandang atau melalui hasil laga tim lain. Hal ini terjadi pada tahun 2006, era Antonio Conte tahun 2021, hingga kesuksesan pada musim 2024 lalu.
Walaupun tertahan oleh Torino pada giornata ke-34, kendali perburuan gelar tetap berada di tangan Inter Milan. Selisih poin yang lebar memberikan ruang bagi Nerazzurri untuk mengakhiri musim sebagai pemenang asalkan mampu menjaga konsistensi di sisa kompetisi.