Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Hadapi Taiwan di Grup C Piala Uber

Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Hadapi Taiwan di Grup C Piala Uber
Foto: Ilustrasi Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Hadapi Taiwan di Grup C Piala Uber.

Tim bulu tangkis putri Indonesia menurunkan kekuatan penuh untuk menghadapi Taiwan dalam pertandingan pamungkas Grup C Piala Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa (28/4/2026) pukul 15.00 WIB.

Laga ini menjadi penentu status juara Grup C, dengan tim pelatih yang telah menyusun skema pemain terbaik untuk mengamankan poin penuh, sebagaimana dilansir dari Kompas.

Putri Kusuma Wardani kembali dipercaya mengemban tugas sebagai kapten sekaligus tunggal pertama untuk menghadapi Chiu Pin-Chian. Putri tercatat unggul secara peringkat BWF dan mengantongi rekor pertemuan 4-1 atas lawannya tersebut.

Pertemuan terakhir kedua pemain terjadi pada China Masters 2025, di mana Putri berhasil menang dua gim langsung. Kemenangan tersebut menjadi modal motivasi bagi tim Merah Putih dalam laga krusial ini.

Pada partai kedua, pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dijadwalkan bertanding melawan Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu. Meski peringkat BWF mereka di bawah lawan, performa Tiwi/Fadia yang sedang menanjak diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit.

Perubahan komposisi dilakukan pada sektor tunggal kedua di partai ketiga dengan menurunkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Dhinda menggantikan Thalita Ramadhani Wiryawan untuk menantang wakil Taiwan, Lin Hsiang Ti.

Laga ini menjadi kesempatan bagi Dhinda untuk menebus kekalahan pada pertandingan debutnya melawan Kanada sebelumnya. Sementara itu, partai keempat akan mempertemukan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dengan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun untuk pertama kalinya.

Indonesia menempatkan Ester Nurumi Tri Wardoyo pada partai kelima melawan Huang Yu-Hsun. Ester tercatat pernah mengalahkan pemain Taiwan tersebut saat keduanya bertemu di ajang Australian Open 2024.

Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, memberikan penegasan mengenai pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi para atlet yang akan bertanding di lapangan.

"Saya berpesan setiap pelatih untuk memastikan para atlet yang diturunkan pada setiap fase adalah yang paling siap kondisinya, baik dari segi fisik maupun mental." kata Eng Hian, Kabid Binpres PBSI.

Eng Hian menilai bahwa para pemain sejauh ini telah menunjukkan daya juang yang maksimal selama turnamen berlangsung di Denmark.

"Sejauh ini, saya melihat anak-anak sudah memperlihatkan permainan dan perjuangan terbaik mereka, terlepas dari hasilnya, ada yang menang dan ada yang kalah," ujar Eng Hian, Kabid Binpres PBSI.

Ia juga menyampaikan pesan khusus agar seluruh penggawa tim Thomas dan Uber Indonesia dapat tampil tanpa beban di setiap pertandingan.

"Saya berharap anak-anak bisa terus bermain dengan tenang, percaya diri, dan tidak terbebani oleh tekanan apapun. Tunjukkan karakter juara di setiap poin, di setiap rally, dan di setiap pertandingan." ucap Eng Hian, Kabid Binpres PBSI.

Pihak federasi meyakini bahwa hasil positif akan diraih apabila para pemain mampu menikmati jalannya pertandingan dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.

"Saya yakin jika bermain lepas dan menikmati setiap momen di lapangan, hasilnya akan mengikuti dengan sendirinya. Terpenting, bawa pulang kebanggaan untuk seluruh rakyat Indonesia," tegas Eng Hian, Kabid Binpres PBSI.

Artikel terkait

Rekomendasi