Federasi Sepakbola Inggris (FA) menjatuhkan sanksi berat berupa larangan beraktivitas di dunia sepakbola selama empat tahun kepada pemain sayap Chelsea, Mykhailo Mudryk. Keputusan ini diambil setelah pemain asal Ukraina tersebut dinyatakan positif mengonsumsi zat peningkat performa jenis meldonium.
Penyelidikan otoritas sepakbola Inggris mengonfirmasi penggunaan zat yang berfungsi merangsang pasokan oksigen ke dalam darah tersebut. Berdasarkan laporan dari Detik Sport, Mudryk sebenarnya telah menjalani absensi dari lapangan hijau sejak Desember 2024 akibat skorsing sementara yang membuatnya dilarang bertanding maupun berlatih.
Hukuman terbaru yang dilansir dari Talksport ini memastikan sang pemain baru bisa kembali merumput pada tahun 2030 mendatang. Situasi ini berdampak signifikan pada karier profesionalnya di London Barat, mengingat manajemen Chelsea kini mulai mempertimbangkan opsi pemutusan kontrak kerja.
Padahal, kontrak pemain yang didatangkan dari Shakhtar Donetsk tersebut sedianya baru akan berakhir pada tahun 2031. Chelsea memboyongnya pada Januari 2013 dengan nilai transfer mencapai 62 juta paun, sebuah kesepakatan yang kini turut merugikan pihak Shakhtar Donetsk secara finansial.
Klub asal Ukraina itu dilaporkan kehilangan potensi pendapatan dari bonus-bonus transfer yang diperkirakan mencapai 27 juta paun. Menanggapi vonis final dari FA, Mudryk menyatakan tetap pada pendiriannya bahwa ia tidak bersalah dan berencana mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Selama proses penyelidikan berlangsung, Mudryk terus menegaskan bahwa dirinya tidak dengan sengaja menggunakan zat doping tersebut. Ia juga diklaim tetap bersikap kooperatif dengan pihak klub untuk mencari sumber penyebab masuknya zat meldonium ke dalam tubuhnya.
Sejak terakhir kali Mudryk memperkuat The Blues, kursi kepelatihan Chelsea telah mengalami dua kali pergantian manajer, yakni dari Enzo Maresca ke Liam Rosenior. Hingga sanksi ini dijatuhkan, Mudryk tercatat baru tampil sebanyak 73 kali dengan kontribusi 10 gol serta 11 assist untuk klub tersebut.