Pengembangan talenta digital menjadi artis profesional kini diakomodasi melalui ekosistem terintegrasi Hitztar Talent untuk memenuhi kebutuhan industri hiburan modern, Rabu (20/5).
Layanan baru ini dilansir dari Media Indonesia menyediakan dukungan teknologi, edukasi, manajemen, hingga monetisasi bagi para kreator digital.
Sistem di dalam platform ini dirancang untuk membuka akses terstruktur agar potensi besar dari para kreator dapat tersalurkan langsung ke jalur industri hiburan.
"Berbeda dari platform talent discovery konvensional, kami membangun jalur pengembangan end-to-end, mulai dari pencarian bakat hingga monetisasi karier profesional," kata CEO Hitztar, Isha, dalam keterangan resmi.
Penyediaan ekosistem ini dilatarbelakangi oleh kondisi di lapangan terkait akses para talenta kreatif.
"Banyak talenta memiliki potensi besar tetapi tidak memiliki akses ke jalur industri yang terstruktur," ujar CEO Hitztar, Isha.
Melalui platform pencarian bakat tersebut, pengguna dapat membangun profil, menampilkan video pertunjukan, serta portofolio digital demi menjangkau agensi, rumah produksi, label musik, hingga sutradara casting.
Fasilitas pendukung lain yang disediakan berupa program pelatihan publik, kelas akting, olah vokal, personal branding, hingga kewirausahaan digital.
Hitztar juga membuka peluang pendanaan massal berbasis komunitas yang memungkinkan para penggemar memberikan dukungan finansial secara langsung untuk produksi karya talenta favorit mereka.