Pertandingan pekan ke-33 Liga Italia 2025-2026 antara Cremonese menghadapi Torino berakhir tanpa pemenang dengan skor kacamata 0-0. Laga yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini pada Minggu (19/4/2026) malam WIB ini menjadi panggung pembuktian ketangguhan lini pertahanan kedua tim.
Dilansir dari Bola, penjaga gawang asal Indonesia, Emil Audero Mulyadi, tampil penuh menjaga gawang Cremonese dan berhasil mencatatkan cleansheet kesepuluh sepanjang musim ini. Hasil imbang tersebut membuat posisi Cremonese belum beranjak dari peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin.
Torino sendiri kini menempati peringkat ke-12 setelah membawa pulang tambahan satu poin, yang membuat total perolehan mereka menjadi 40 poin. Sejak awal babak pertama, tuan rumah sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan meski kerap menemui jalan buntu saat menghadapi tembok pertahanan tim tamu.
Peluang baru tercipta pada menit ke-42 ketika Federico Bonazzolli melepaskan tembakan spekulatif dari luar kotak penalti, namun bola masih melambung di atas mistar. Bonazzolli kembali mengancam sesaat kemudian, tetapi upayanya berhasil digagalkan oleh kesigapan kiper Alberto Paleari.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Cremonese meningkat melalui pergerakan agresif Bonazzoli. Harapan publik tuan rumah sempat melambung pada menit ke-61 saat Federico Baschirotto berhasil mengoyak jala gawang Torino lewat aksi penyelesaiannya.
Namun, wasit memutuskan untuk membatalkan gol tersebut setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Hasil tinjauan menunjukkan bahwa Baschirotto telah melakukan pelanggaran terlebih dahulu sebelum proses terjadinya gol, sehingga skor tetap bertahan 0-0.
Torino sempat memberikan respon melalui tendangan Marcus Pedersen, tetapi arah bola masih belum menemui sasaran. Emil Audero menunjukkan kelasnya sebagai kiper jempolan dengan melakukan penyelamatan krusial pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+4, untuk menahan gempuran Sandro Kulenovic.
Statistik Gemilang Emil Audero
Pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, kembali memberikan kepercayaan penuh kepada Emil Audero sebagai starter di bawah mistar gawang. Kepercayaan tersebut dibayar tuntas oleh sang kiper melalui performa solid yang membuatnya mendapatkan rating tinggi sebesar 7,7 berdasarkan data Fotmob.
Selama jalannya pertandingan, Emil mencatatkan 41 kali sentuhan bola dengan akurasi umpan yang mencapai angka 64 persen. Selain itu, ia juga menunjukkan kemampuan distribusi bola jauh dengan akurasi 40 persen serta melakukan dua kali sapuan bersih untuk mengamankan area pertahanan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua kesebelasan. Dengan hasil ini, Emil Audero tercatat telah melakoni 29 pertandingan bersama Cremonese di kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A, pada musim berjalan.
| Tim | Susunan Pemain Starter | Pelatih |
|---|---|---|
| Cremonese | Audero; Pezzella, Luperto, Baschirotto, Terracciano; Vandeputte, Grassi, Bondo, Floriani; Sanabria, Bonazzoli | Marco Giampaolo |
| Torino | Paleari; Ebosse, Maripan, Coco; Obrador, Gineitis, Casadei, Pedersen; Vlasic; Che Adams, Simeone | Roberto D'Aversa |