Arsenal berhasil mengamankan tiket menuju partai puncak Liga Champions 2025-2026 setelah menumbangkan Atletico Madrid pada laga leg kedua semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Gol penentu kemenangan tim berjuluk The Gunners tersebut dicetak oleh Bukayo Saka pada menit ke-44. Berdasarkan laporan yang dikutip dari Bola, hasil ini memastikan langkah Arsenal ke final dengan keunggulan agregat 2-1 atas Los Rojiblancos.
Keberhasilan ini menjadi sejarah baru bagi skuad asuhan Mikel Arteta, karena merupakan final Liga Champions pertama mereka sejak tahun 2006. Pada edisi dua dekade silam, tim asal London Utara itu harus puas menjadi runner-up setelah kalah 1-2 dari Barcelona.
Laga dimulai dengan tekanan dari tim tamu pada menit ke-8 melalui kerja sama Antoine Griezmann dan Giuliano Simeone. Bola kemudian disodorkan kepada Julian Alvarez, namun eksekusi mendatarnya masih melenceng tipis di sisi kiri gawang David Raya.
The Gunners segera memberikan respons melalui tendangan spekulasi Riccardo Calafiori setelah menerima operan dari Eberechi Eze. Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena bola masih melambung jauh di atas mistar gawang.
Ketegangan sempat memuncak pada menit ke-34 ketika Leandro Trossard terjatuh di kotak penalti setelah berbenturan dengan Antoine Griezmann. Meski para pemain Arsenal melayangkan protes keras, wasit tetap melanjutkan pertandingan tanpa melakukan peninjauan VAR.
Kebuntuan akhirnya pecah satu menit sebelum babak pertama berakhir. Serangan berawal dari aksi Viktor Gyokeres yang memberikan umpan kepada Leandro Trossard untuk melepaskan tembakan.
Bola muntah hasil tendangan Trossard langsung disambar oleh Bukayo Saka untuk menjebol gawang yang dikawal Jan Oblak. Skor 1-0 menutup paruh pertama pertandingan.
Tekanan Atletico Madrid di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Diego Simeone menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih ofensif demi mengejar ketertinggalan. Giuliano Simeone sempat terjatuh saat berduel dengan Gabriel Magalhaes di area terlarang, namun wasit tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran.
Antoine Griezmann terus berupaya membongkar pertahanan rapat tuan rumah, tetapi penampilan gemilang David Raya di bawah mistar gawang menjadi tembok kokoh bagi Atletico. Arsenal nyaris menggandakan skor pada menit ke-65 melalui Viktor Gyokeres, tetapi bola masih melambung tipis.
Upaya terakhir tim tamu datang dari pemain pengganti Alexander Sorloth yang memberikan umpan backheel kepada Marcos Llorente. Namun, sepakan Llorente masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh barisan pertahanan Arsenal.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tidak berubah dan memastikan kemenangan 1-0 bagi tuan rumah. Arsenal kini menunggu pemenang antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Muenchen untuk dihadapi di partai final.
Statistik dan Susunan Pemain
Arsenal mencatatkan rekor impresif musim ini dengan belum pernah terkalahkan dalam 13 pertandingan Liga Champions, meraih 10 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Berikut adalah susunan pemain kedua tim:
Arsenal (4-2-3-1): 1-Raya (GK); 4-Ben White, 2-Saliba, 6-Gabriel, 33-Calafiori (5-Hincapie 58'); 41-Rice, 49-Lewis-Skelly (6-Zubimendi 73'); 7-Saka (C) (20-Madueke 58'), 10-Eze (8-Odegaard 58'), 19-Trossard (11-Martinelli 83'); 14-Gyokeres.
Atletico Madrid (4-4-2): 13-Oblak (GK); 18-Pubill, 24-Le Normand (9-Sorloth 57'), 17-Hancko, 3-Ruggeri; 20-Simeone (5-Cardoso 57'), 14-Llorente, 6-Koke (C); 22-Lookman (16-Molina 57'); 7-Griezmann (10-Baena 66'), 19-Alvarez (11-Almada 66').