Pep Guardiola Berikan Libur Skuad Manchester City Jelang Laga Everton

Pep Guardiola Berikan Libur Skuad Manchester City Jelang Laga Everton
Foto: Ilustrasi Pep Guardiola Berikan Libur Skuad Manchester City Jelang Laga Everton.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan waktu istirahat bagi para pemainnya guna memulihkan kondisi fisik sebelum melanjutkan kompetisi Premier League pada Senin (4/5/2026). Langkah ini diambil setelah The Citizens memastikan diri lolos ke final Piala FA di Stadion Wembley pada Sabtu (25/4/2026).

Kemenangan tipis 2-1 atas Southampton di London tersebut membuka peluang bagi klub asal Manchester ini untuk meraih tiga gelar domestik musim ini. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, skuad asuhan Guardiola masih menghadapi jadwal padat dengan enam pertandingan dalam kurun waktu 21 hari ke depan.

Setelah mengamankan trofi Carabao Cup, Erling Haaland dan rekan setimnya dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Everton. Jeda waktu yang cukup panjang sebelum pertandingan tersebut dimanfaatkan manajer asal Spanyol itu untuk meliburkan tim sepenuhnya dari aktivitas lapangan.

"Kami masih punya delapan hari sampai kami tandang ke Liverpool untuk menghadapi Everton," ujar Guardiola.

Instruksi libur ini diberikan secara total, di mana para pemain diperbolehkan meninggalkan kota atau bepergian selama tetap kembali tepat waktu untuk sesi latihan resmi pada tengah pekan mendatang.

"Mereka bisa melakukan apa pun yang mereka inginkan. Kalau mereka ingin bepergian ke mana pun, bebas saja. Selama mereka kembali di hari Rabu siang untuk latihan," kata Guardiola.

Mantan pelatih Barcelona tersebut mengungkapkan bahwa keputusannya didasari pada pengamatan selama berkarier di Inggris mengenai hubungan antara waktu istirahat dan performa tim di lapangan.

"Saya sudah belajar di negara ini, semakin banyak hari libur yang dipunya, tim malah main lebih baik," ujar Guardiola.

Guardiola menekankan pentingnya kesegaran fisik dan mental pemain saat memasuki hari pertandingan dibandingkan dengan porsi latihan yang berlebihan di pusat kebugaran atau lapangan.

"Para manajer percaya semakin banyak latihan, Anda semakin bagus, tapi saya kebalikannya. Anda harus latihan, tentu saja, tapi Anda juga harus datang ke pertandingan dalam kondisi segar. Saya sudah belajar itu," tutur Guardiola.

Filosofi kepelatihan ini diakui Guardiola telah mengalami pergeseran dibandingkan masa awal kariernya, di mana kini ia lebih menghargai waktu istirahat bersama keluarga.

"Awalnya saya banyak latihan, tapi sekarang di rumah dan habiskan waktu berkualitas," kata Guardiola.

Artikel terkait

Rekomendasi