Grup Metal Dune Hidupkan Kembali Skena Musik Bawah Tanah Riyadh

Grup Metal Dune Hidupkan Kembali Skena Musik Bawah Tanah Riyadh
Foto: Ilustrasi Grup Metal Dune Hidupkan Kembali Skena Musik Bawah Tanah Riyadh.

Grup musik metal legendaris Dune resmi kembali aktif di Riyadh untuk menggerakkan kembali skena rock serta metal bawah tanah di Kerajaan Arab Saudi. Dilansir dari Cahaya, kembalinya pionir gelombang awal musik keras ini menjadi simbol pertumbuhan pesat komunitas musik independen lokal setelah sempat vakum lama.

Band yang dibentuk pada tahun 2004 ini sempat meredup dan memutuskan hiatus pada 2007 akibat keterbatasan ruang pertunjukan bagi musisi underground. Kini, Dune kembali dengan formasi Samer Nakhala pada vokal, Amjad Mufti di gitar, Mamdoh Tawili di bass, dan Bassel Al-Zeind sebagai penggebuk drum.

"Dune dibentuk sekitar tahun 2004 dan tampil di masa puncak pergerakan metal Saudi. Kami termasuk salah satu band pertama di Riyadh saat itu," kata Mamdoh Tawili, basis sekaligus backing vocalist Dune.

Musisi tersebut menjelaskan bahwa dorongan emosional dan kerinduan terhadap aksi panggung menjadi faktor utama yang menyatukan mereka kembali. Meskipun mengusung aliran thrash metal yang agresif, identitas Timur Tengah tetap dipertahankan melalui penggunaan tangga nada oriental dalam komposisi lagu mereka.

"Kami ingin menciptakan musik yang memberi perasaan yang sama seperti saat kami kecil dulu. Tidak ada yang bisa menandingi sensasi tampil live," ujar Tawili.

Kondisi ekosistem musik di Saudi saat ini dinilai jauh lebih dinamis dibandingkan dekade sebelumnya dengan kemunculan banyak talenta baru. Dukungan dari platform seperti Heavy Arabia turut mempercepat penetrasi genre metal ke audiens yang lebih luas melalui berbagai kegiatan edukasi dan konser rutin.

"Scene metal dan rock Saudi berkembang sangat cepat. Penontonnya loyal dan sangat suportif. Band lama kembali, band baru bermunculan, semuanya sedang membara," kata Tawili.

Meski telah tampil di festival besar seperti MDLBEAST Sandstorm dan meraih penghargaan internasional melalui mini album "Years of Chains", Dune masih menghadapi kendala infrastruktur. Ketersediaan studio latihan dan tempat pertunjukan mandiri masih menjadi tantangan bagi keberlanjutan musisi independen di negara tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi