Selebgram Denise Chariesta kembali memicu perbincangan hangat di kalangan warganet terkait metode pengasuhan terhadap putranya, Jaden. Dilansir dari Suara, insiden tersebut bermula dari sebuah unggahan video yang menunjukkan interaksi Jaden dengan anak seusianya di sebuah area bermain.
Kejadian yang berlangsung saat sesi bermain bersama atau playdate ini memperlihatkan Jaden yang secara tiba-tiba menggigit lengan Briella, putri dari Niken Havana. Akibat tindakan spontan tersebut, balita perempuan itu seketika menangis karena merasakan sakit pada lengannya.
Denise dan Niken yang berada di dekat lokasi kejadian segera menghampiri anak-anak mereka. Namun, respons yang diberikan Denise justru menjadi titik fokus kritik publik karena dinilai tidak memberikan edukasi yang memadai mengenai perilaku buruk sang anak.
"Eh digigit, digigit ya. No, no, baby. No, no, no gigit-gigit," ujar Denise berulang kali sambil memegangi putranya.
Saat Niken sedang berupaya menenangkan putrinya yang masih terisak, Jaden justru melepaskan diri dari pegangan ibunya. Ia terlihat berlari menjauh tanpa menunjukkan tanda-tanda penyesalan atau permintaan maaf kepada teman mainnya tersebut.
Alih-alih menuntun Jaden untuk meminta maaf secara formal, Denise hanya mengejar putranya yang mencoba melarikan diri dari situasi tersebut.
"Jangan lari lu," ucapnya sambil mengejar Jaden yang kabur.
Sikap santai yang ditunjukkan oleh Denise memicu kemarahan dari para pengguna media sosial. Banyak pihak menyayangkan absennya tindakan tegas dalam mendisiplinkan anak, terutama saat anak melakukan tindakan fisik yang merugikan orang lain di ruang publik.
Warganet menyoroti bahwa kalimat teguran yang sering digunakan Denise tidak memberikan dampak jera atau pemahaman bagi sang balita. Kolom komentar pada unggahan yang dibagikan ulang oleh akun lain pun dipenuhi dengan saran mengenai pentingnya mengajarkan tanggung jawab sejak dini.
"Emang umur segitu waktunya diajari bilang maaf, terima kasih, permisi, dll," tulis akun @cah*** dalam video yang diunggah ulang akun @peopletoday.id.
"Udah muak ya dengar 'no, no, no'. Aku orang yang ga bisa terima dengan kalimat 'maklum anak kecil'. Anak kecil bisa kok diajarin berperilaku dengan benar," ujar akun @lis***.
Kritik lain juga datang dari pengguna yang menekankan pentingnya memberikan konsekuensi yang jelas jika anak melakukan kesalahan berulang.
"'Itu engga baik, kamu lagi lakuin hal enggak baik, kamu nyakitin teman, sekarang minta maaf ke teman! Kalau kamu ulangi sekali lagi, kita pulang, enggak ada main sampai seminggu'. GITU LHO DENIZ," timpal akun @nna***.
Hingga kini, perdebatan mengenai standar pola asuh yang diterapkan oleh para figur publik di media sosial masih terus bergulir di tengah masyarakat internet.