Panelis Premier League Nilai Gabriel Magalhaes Layak Kartu Merah

Panelis Premier League Nilai Gabriel Magalhaes Layak Kartu Merah
Foto: Ilustrasi Panelis Premier League Nilai Gabriel Magalhaes Layak Kartu Merah.

Lembaga independen bentukan Premier League, Key Match Incident (KMI), menyatakan bek Arsenal Gabriel Magalhaes seharusnya dijatuhi hukuman kartu merah setelah melakukan aksi tandukan kepada Erling Haaland di Etihad Stadium. Insiden tersebut terjadi saat Manchester City menjamu Arsenal dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk tuan rumah.

Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, perselisihan antara kedua pemain memuncak pada menit ke-82 setelah mereka terlibat duel fisik yang menyebabkan keduanya jatuh ke lapangan. Situasi yang awalnya berupa cekcok mulut kemudian meningkat menjadi kontak fisik saat Gabriel terlihat menandukkan kepalanya ke arah wajah penyerang City tersebut.

Wasit utama Anthony Taylor yang memimpin jalannya laga hanya memberikan kartu kuning kepada masing-masing pemain atas insiden itu. Tidak ada intervensi lebih lanjut dari wasit VAR, John Brooks, meskipun keputusan tersebut menuai banyak protes dari berbagai pihak karena dinilai terlalu ringan bagi tindakan kekerasan.

Dua pekan setelah pertandingan berakhir, KMI mengeluarkan tinjauan resmi mereka terhadap kejadian yang sempat luput dari sanksi maksimal wasit. Berdasarkan laporan tersebut, mayoritas panelis berpendapat bahwa tindakan Gabriel merupakan pelanggaran serius yang layak diganjar pengusiran dari lapangan pertandingan.

Beberapa panelis memberikan catatan khusus mengenai peran teknologi video asisten wasit dalam meninjau insiden yang dianggap terlihat sangat jelas di kamera. Kendati demikian, terdapat perbedaan pendapat di antara anggota panel terkait prosedur komunikasi antara wasit di lapangan dan petugas VAR.

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai kemungkinan adanya sanksi tambahan atau hukuman susulan bagi Gabriel Magalhaes dari otoritas liga. Hasil tinjauan KMI ini berfungsi sebagai evaluasi kinerja wasit tanpa secara otomatis mengubah status sanksi pemain di lapangan.

Artikel terkait

Rekomendasi