Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, terlibat ketegangan dengan pendukung Manchester City di pinggir lapangan Etihad Stadium pada Minggu (20/4/2026). Insiden tersebut dipicu oleh ejekan suporter tuan rumah yang menyebut pemain asal Brasil itu sebagai pengkhianat atau 'Judas'.
Peristiwa ini terjadi di tengah berlangsungnya laga lanjutan Premier League saat Jesus tengah melakukan pemanasan. Dilansir dari Detik Sport, Arsenal harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan tersebut.
Mikel Arteta selaku manajer Arsenal memutuskan untuk memarkir penyerang berusia 29 tahun itu di bangku cadangan sepanjang laga. Arteta lebih mempercayai lini depan timnya kepada Gabriel Martinelli, Leandro Trossard, dan Viktor Gyokeres.
Konfrontasi memanas ketika seorang penggemar Manchester City berulang kali meneriakkan kata 'Judas' kepada Jesus. Selain ejekan tersebut, suporter itu juga terdengar melontarkan pertanyaan provokatif mengenai skor pertandingan yang sedang berlangsung.
Ejekan 'Judas' merupakan rujukan pada sosok Yudas Iskariot yang dikenal sebagai murid yang mengkhianati Yesus Kristus. Label ini disematkan fans City karena Jesus memilih pindah ke Arsenal pada 2022 setelah lima musim membela The Sky Blues.
Jesus yang merasa tersinggung lantas memberikan reaksi langsung kepada tribun penonton. Sambil menunjukkan raut wajah kesal, pemain bernomor punggung sembilan itu menunjuk ke arah dadanya sebagai bentuk penegasan atas dedikasinya selama ini.
"Aku memenangkan 11 gelar di sini!" balas Gabriel Jesus, Penyerang Arsenal.
Pernyataan tersebut merujuk pada rekam jejak prestasinya selama periode 2017 hingga 2022 saat berseragam biru langit. Bersama Manchester City, Jesus tercatat telah mencetak 95 gol, menyumbangkan 45 asis, serta meraih empat trofi Premier League.
Kondisi kontras dialami pemain timnas Brasil ini sejak merapat ke Emirates Stadium empat tahun silam. Hingga kunjungan terakhirnya ke Etihad Stadium pada April 2026, Jesus belum berhasil mempersembahkan satu pun trofi juara bagi Meriam London.