G-Dragon Tuai Kecaman Akibat Kenakan Kaos Berisi Hinaan Rasial

G-Dragon Tuai Kecaman Akibat Kenakan Kaos Berisi Hinaan Rasial
Foto: Ilustrasi G-Dragon Tuai Kecaman Akibat Kenakan Kaos Berisi Hinaan Rasial.

Penyanyi Korea Selatan G-Dragon memicu kontroversi setelah mengenakan pakaian yang mengandung hinaan rasial terhadap warga kulit hitam saat tampil dalam konser K-SPARK di Macau Outdoor Performance Venue pada Sabtu (2/5/2026). Penampilan personel grup BIGBANG tersebut langsung mendapat sorotan tajam dari netizen di media sosial.

Dilansir dari Wolipop, sorotan tertuju pada bagian belakang kaos putih yang dikenakan G-Dragon yang memuat tulisan dalam bahasa Belanda berisi kata-kata ofensif terhadap pria kulit hitam. Selain gambar seorang anak laki-laki di bagian depan, tulisan kapital di sisi belakang baju tersebut secara spesifik menggunakan istilah rasis yang merujuk pada identitas etnis tertentu.

Koleksi pakaian bertajuk Model REGGAE karya desainer Jerman Bernhard Willhelm itu dilaporkan pernah digunakan oleh G-Dragon sekitar 20 tahun yang lalu. Penggunaan kembali atribut yang sama di tengah statusnya sebagai ikon mode memicu pertanyaan publik mengenai sensitivitas sang artis terhadap isu rasial.

Kritik netizen juga menyinggung rekam jejak masa lalu sang penyanyi saat berinteraksi dengan rekan grupnya, T.O.P. G-Dragon dinilai tidak belajar dari kesalahan sebelumnya, termasuk penggunaan istilah yang dianggap tidak pantas dalam sebuah siaran acara musik di masa lalu.

Merespons gelombang protes yang memanas, agensi yang menaungi G-Dragon, Galaxy Corporation, secara resmi menyampaikan permohonan maaf pada Minggu (3/5/2026). Pihak manajemen mengakui adanya ketidakpantasan dalam pemilihan kostum panggung yang digunakan artisnya saat berada di Makau.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas kata-kata tidak pantas yang tertera pada kostum panggung yang dikenakannya di K-SPARK di Makau pada tanggal 2 Mei." ujar perwakilan Galaxy Corporation.

Agensi menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pengingat bagi manajemen untuk memperketat pengawasan internal terhadap gaya busana artis mereka. Galaxy Corporation juga membantah adanya unsur kesengajaan untuk melakukan penyimpangan budaya yang menyinggung komunitas tertentu.

"Insiden ini sekali lagi mengingatkan kita akan pentingnya kepekaan terhadap budaya dan peninjauan yang bertanggung jawab. Kami akan mengevaluasi kembali dan memperkuat proses peninjauan dan verifikasi internal kami secara menyeluruh, termasuk penataan gaya dan proses internal terkait lainnya, serta melangkah maju dengan standar dan tanggung jawab yang lebih tinggi untuk skala global," ungkap manajemen Galaxy Corporation.

Pihak manajemen berjanji akan melakukan evaluasi mendalam terhadap setiap detail tulisan maupun gambar pada pakaian G-Dragon di masa mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan standar operasional perusahaan tetap terjaga dalam menghadapi audiens berskala global.

Artikel terkait

Rekomendasi