Penjaga gawang ketiga Liverpool FC Freddie Woodman melakoni debutnya di kompetisi kasta tertinggi Inggris bersama The Reds saat menghadapi Everton FC dalam laga derby Merseyside pada Minggu (19/04/2026). Woodman masuk ke lapangan pada menit ke-59 babak kedua untuk menggantikan Giorgi Mamardashvili yang mengalami cedera.
Momen tersebut menandai penampilan perdana Woodman di Liga Inggris sejak terakhir kali bermain pada tahun 2021 sebagaimana dilansir dari Bola. Woodman sebelumnya merupakan pemain reguler di Preston North End dengan catatan 138 penampilan selama tiga musim sebelum pindah ke Anfield.
"Apakah saya pernah membayangkan akan bermain untuk Liverpool di Liga Inggris? Mungkin tidak, tapi ketika saya diberi kesempatan, saya hanya ingin memberikan yang terbaik," ujar Woodman, Kiper Liverpool.
Pemain berusia 29 tahun itu mengungkapkan bahwa beradaptasi dengan peran sebagai pilihan ketiga bukan perkara mudah karena keterbatasan menit bermain. Berdasarkan laporan BBC Sport, Woodman sempat ragu saat pertama kali ditawari posisi tersebut namun kini terus belajar dalam rutinitasnya.
"Ini memang sulit, saya masih baru dalam peran ini. Saat kesempatan itu datang, saya agak ragu apakah akan menerimanya, dan sebagai pilihan ketiga, saya masih terus belajar sambil bekerja," kata Woodman, Kiper Liverpool.
Woodman menyadari bahwa kesiapannya sangat krusial meskipun ia mungkin hanya akan diturunkan dalam durasi yang sangat singkat pada sebuah pertandingan besar.
"Saya segera menyadari bahwa waktu bermain akan terbatas dan bahwa saya mungkin akan diturunkan selama 10 atau 20 menit, dan ketika saatnya tiba, saya hanya ingin sudah siap," ucap Woodman, Kiper Liverpool.
Selama delapan bulan terakhir, Woodman memfokuskan mentalnya untuk menghadapi tekanan saat dipanggil turun ke lapangan secara tiba-tiba.
"Jadi, selama delapan bulan masa latihan ini, yang ada di pikiran saya hanyalah 10 menit atau 20 menit itu, saat Anda merasa gugup, tetapi Anda bisa mengandalkan semua persiapan yang telah Anda lakukan dan itulah yang saya coba lakukan," tambah Woodman, Kiper Liverpool.
Selain faktor teknis, Woodman melihat kontribusi kiper ketiga sangat penting dalam menjaga atmosfer latihan tim. Ia sering membantu rekan setimnya seperti Dominik Szoboszlai dan Mohamed Salah dalam sesi latihan tambahan.
"Menjadi pilihan ketiga, menurut pengamatan saya, ternyata lebih penting daripada yang saya kira sebelumnya," ujar Woodman, Kiper Liverpool.
Ia menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bagi rekan-rekannya guna meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
"Kami berusaha menjalin hubungan baik dengan para pemain, jadi kalau Dom (Szoboszlai) ingin berlatih tendangan bebas tambahan, saya ingin ada di sana untuk membantunya. Kalau Mo (Salah) ingin berlatih menembak tambahan, saya ingin ada di sana untuk membantunya," ucap Woodman, Kiper Liverpool.
Menjelang laga akhir pekan berikutnya, Woodman berpeluang tampil menghadapi klub masa kecilnya, Crystal Palace. Pengalaman ini terasa emosional mengingat ia pernah menjadi anak gawang di klub tersebut sebelum berkarier profesional.
"Akan luar biasa, sungguh luar biasa, jika bisa bermain lagi di Liga Inggris dan untuk Liverpool," kata Woodman, Kiper Liverpool.
Woodman tercatat sempat menghadapi Crystal Palace pada kompetisi Carabao Cup musim ini.
"Saya tumbuh besar sebagai pendukung Palace, pernah menjadi pengambil bola di sana, dan bermain melawan mereka di Carabao Cup (musim ini)," tambah Woodman, Kiper Liverpool.
Woodman kini fokus menjaga rutinitas latihan harian agar tetap siap jika kembali dipercaya mengawal gawang Liverpool pada pertandingan Sabtu mendatang.
"Kita lihat saja apa yang akan terjadi pada hari Sabtu. Saya akan tetap menjalani rutinitas seperti biasa minggu ini dan mempersiapkan diri seolah-olah saya akan bermain," tutup Woodman, Kiper Liverpool.