Manajer Coventry City, Frank Lampard, memberikan klarifikasi tegas terkait spekulasi yang mengaitkan dirinya dengan kursi kepelatihan Chelsea di Stamford Bridge. Kabar tersebut mencuat setelah Lampard berhasil membawa Coventry City naik kasta ke Premier League setelah penantian selama 26 tahun.
Spekulasi ini dipicu oleh kehadiran legenda sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa The Blues tersebut di tribun penonton saat laga Chelsea berlangsung. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, posisi manajer di klub asal London Barat itu sedang kosong setelah pemecatan Liam Rosenior pada akhir musim 2025/26.
Meskipun memiliki sejarah panjang dengan Chelsea, Lampard menyatakan bahwa dirinya tetap profesional menjalankan kontrak bersama The Sky Blues hingga musim panas 2027. Ia menekankan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah memimpin timnya berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Inggris musim depan.
"Chelsea adalah bagian besar dari hidup saya, saat ini mereka punya urusan sendiri dan urusan saya ada di sini (Coventry)," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Lampard guna meredam kebisingan media yang dapat mengganggu fokus skuadnya dalam mempersiapkan diri menuju Premier League. Mantan pelatih Chelsea periode 2019-2021 dan caretaker musim 2023 itu meminta semua pihak untuk menghargai pencapaian tim saat ini.
"Saya ingin para penggemar Coventry menikmati posisi tim saat ini. Kami sudah jalani musim yang luar biasa, saya proud jadi bagian di sini dan tidak mau memikirkan apa yang di luar kendali," tutupnya.
Saat ini manajemen Chelsea dilaporkan masih terus melakukan pencarian manajer tetap baru untuk menggantikan Rosenior guna menghadapi kompetisi mendatang. Sementara itu, Frank Lampard tetap melanjutkan program kerjanya di Coventry City sesuai dengan kesepakatan kontrak yang berlaku.