Stadion Wembley akan menjadi lokasi pertandingan final FA Cup antara Chelsea melawan Manchester City yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) malam. Laga ini menjadi momentum krusial bagi skuat asuhan Pep Guardiola untuk mengamankan gelar domestic treble setelah sebelumnya berhasil meraih trofi EFL Cup.
Dilansir dari Media Indonesia, Manchester City memiliki modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan 3-0 atas Crystal Palace di liga domestik. Kemenangan tersebut sekaligus menjaga peluang The Citizens dalam perburuan gelar Premier League kesebelas mereka pada musim ini.
Sebaliknya, Chelsea yang saat ini masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen melihat FA Cup sebagai peluang terakhir untuk meraih trofi. Kemenangan di partai puncak juga menjadi satu-satunya jalur bagi tim London Barat tersebut untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Kesiapan skuat Manchester City mendapat dorongan positif dengan kembalinya gelandang bertahan Rodri yang sempat absen sejak bulan lalu. Selain sang jenderal lapangan tengah, beberapa pilar utama seperti Erling Haaland, Rayan Cherki, dan Jeremy Doku diprediksi akan masuk dalam susunan pemain awal.
Pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, harus menghadapi tantangan absennya Estevao akibat cedera hamstring meski Reece James dan Levi Colwill dilaporkan telah kembali berlatih. Barisan depan Chelsea kemungkinan akan mengandalkan kecepatan Alejandro Garnacho dan Pedro Neto untuk menekan pertahanan lawan.
| Detail Pertandingan Chelsea vs Man City | Informasi |
|---|---|
| Pertandingan | Chelsea vs Manchester City (Final FA Cup) |
| Waktu & Tempat | Sabtu, 16 Mei 2026 | Wembley Stadium, London |
| Wasit Utama | Darren England |
| Rekor Pertemuan Terakhir | Man City 3-0 Chelsea (April 2026) |
Data statistik menunjukkan catatan unik Erling Haaland yang belum pernah mencetak gol dalam sembilan laga final bersama City di Stadion Wembley. Meskipun demikian, City tetap diunggulkan karena rekor tidak terkalahkan dalam 13 pertemuan terakhir melawan Chelsea sejak tahun 2021.
Ambisi City untuk menghapus memori kegagalan di final dua tahun sebelumnya akan beradu dengan motivasi tinggi Chelsea untuk memperbaiki catatan sejarah. Pertandingan ini diprediksi akan sangat bergantung pada efektivitas transisi permainan di lini tengah kedua tim.