Film Tiba Tiba Setan Raih Satu Juta Penonton Bioskop

Film Tiba Tiba Setan Raih Satu Juta Penonton Bioskop
Foto: Ilustrasi Film Tiba Tiba Setan Raih Satu Juta Penonton Bioskop.

Film horor komedi bertajuk Tiba Tiba Setan berhasil mencatatkan pencapaian signifikan dengan meraih lebih dari satu juta penonton di bioskop Indonesia sejak pertama kali ditayangkan pada 16 April 2026. Keberhasilan ini dilansir dari Detikcom menjadi tonggak sejarah bagi Ess Jay Studio karena merupakan debut layar lebar mereka.

Karya sinematik ini menyajikan kombinasi genre horor, komedi, serta drama keluarga yang mendapatkan respons positif dari khalayak. Para penonton menilai film tersebut memiliki kesegaran dalam konsep cerita serta didukung oleh kedekatan atau chemistry yang kuat di antara barisan pemainnya.

Produser Ess Jay Studio, Sridhar Jetty, menyatakan bahwa pencapaian jutaan penonton ini adalah permulaan bagi langkah rumah produksi di industri film Tanah Air. Kesuksesan tersebut dianggap sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi seluruh tim produksi.

"Sebagai film pertama kami, pencapaian ini tentu sangat membanggakan. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh tim, mulai dari pemain hingga kru di balik layar, terbayar dengan dukungan luar biasa dari penonton," kata Sridhar Jetty, Produser Ess Jay Studio.

Sridhar juga memberikan penekanan bahwa torehan angka satu juta penonton bagi film Tiba Tiba Setan akan dijadikan fondasi utama untuk pengembangan proyek-proyek mereka selanjutnya. Ia melihat industri film nasional memiliki potensi pertumbuhan yang terus berkelanjutan.

"Kami percaya industri film Indonesia terus berkembang, dan kami ingin menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan menghadirkan cerita-cerita yang fresh, berani, dan menghibur," sambung Sridhar Jetty, Produser Ess Jay Studio.

Tiba Tiba Setan menampilkan akting dari Ratu Felisha, Poppy Sovia, Tanta Ginting, Oki Rengga, Lolox, dan Naura Hakim. Plot cerita berpusat pada sekelompok kakak beradik yang terjebak dalam teror supranatural di sebuah hotel tua terbengkalai setelah rencana tipu daya mereka berakhir kacau.

Keberhasilan komersial ini sekaligus membuktikan bahwa genre horor komedi tetap menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia. Ess Jay Studio sendiri merupakan anak perusahaan SinemArt yang didirikan pada 1 Agustus 2022 oleh David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani.

Sebelum merambah ke layar lebar melalui brand Ess Jay Pictures pada 2025, rumah produksi ini telah dikenal luas melalui berbagai judul sinetron populer. Beberapa di antaranya meliputi Tajwid Cinta, Bidadari Surgamu, Satu Cinta Dua Hati, Saleha, hingga adaptasi novel Asma Nadia berjudul Cinta di Ujung Sajadah.

Setelah kesuksesan Tiba Tiba Setan, perusahaan ini dikabarkan tengah menyiapkan proyek film berikutnya berjudul Harusnya Horror. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi mereka sebagai salah satu perusahaan kreatif yang sedang berkembang pesat di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi