Panitia Festival Film Cannes kembali memberlakukan aturan berpakaian yang sangat ketat bagi para tamu undangan di karpet merah Grand Th├®├ótre Lumi├¿re, Perancis. Regulasi ini secara spesifik melarang penggunaan busana yang terlalu terbuka atau tren pakaian minim di seluruh area festival.
Kebijakan berpakaian formal ini wajib dipatuhi oleh seluruh hadirin yang datang untuk pemutaran film gala pada malam hari, sekitar pukul 19.00 dan 22.00 waktu setempat, sebagaimana dilansir dari Lifestyle.
Para tamu pria diwajibkan mengenakan tuksedo atau jas berwarna hitam atau biru tua yang dilengkapi dengan dasi kupu-kupu atau dasi gelap. Sementara itu, pilihan busana untuk tamu wanita meliputi gaun panjang, gaun hitam sederhana, gaun koktail, atau setelan celana berwarna gelap.
Pihak penyelenggara menegaskan regulasi tersebut dalam halaman tanya jawab resmi mereka demi menjaga ketertiban dan kesopanan selama acara berlangsung.
"Demi alasan kesopanan, ketelanjangan dilarang di karpet merah maupun di seluruh area festival," tulis pihak Festival Film Cannes dalam aturan resminya.
Langkah pengetatan ini diambil untuk menegaskan regulasi yang sebenarnya sudah berlaku lama sekaligus menyesuaikan dengan hukum yang berlaku di Perancis. Selain pakaian terbuka, panitia juga melarang penggunaan busana dengan siluet yang terlalu besar serta ekor gaun yang terlalu panjang karena dianggap mengganggu pergerakan tamu dan pengaturan tempat duduk di dalam teater.
Larangan ini juga menyasar pada penggunaan sepatu olahraga atau sneakers di area pemutaran utama Grand Th├®├ótre Lumi├¿re, meskipun tamu tetap diperbolehkan memakai sepatu atau sandal elegan tanpa hak tinggi. Kantong atau tas berukuran besar serta ransel juga dilarang dibawa masuk ke dalam area pemutaran film utama tersebut.
Sanksi tegas akan langsung diterapkan oleh petugas keamanan di lapangan bagi para undangan yang kedapatan melanggar ketentuan berpakaian tersebut.
"Tim penyambutan akan berkewajiben melarang akses karpet merah bagi siapa pun yang tidak mematuhi aturan ini," demikian pernyataan resmi festival.
Aturan ketat ini kembali menarik perhatian publik internasional mengingat tren busana eksperimental dan terbuka masih sangat mendominasi berbagai ajang karpet merah dunia saat ini.