Evangeline Lilly Kritik Disney Terkait PHK Pekerja Kreatif Marvel

Evangeline Lilly Kritik Disney Terkait PHK Pekerja Kreatif Marvel
Foto: Ilustrasi Evangeline Lilly Kritik Disney Terkait PHK Pekerja Kreatif Marvel.

Aktris Evangeline Lilly melayangkan kritik keras terhadap keputusan manajemen Disney yang melakukan pemutusan hubungan kerja massal kepada para pekerja kreatif di divisi visual Marvel Studios. Langkah efisiensi besar-besaran tersebut dinilai merugikan para seniman yang telah membangun identitas visual pahlawan super studio tersebut.

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di tubuh Disney berdampak luas pada berbagai departemen, seperti bagian produksi film, televisi, komik, waralaba, legal, finansial, hingga tim pengembangan visual. Pengurangan karyawan pada divisi visual Marvel ini menjadi pukulan lanjutan setelah departemen yang sama sempat mengalami pengurangan staf pada tahun 2024, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kekecewaan mendalam atas kebijakan efisiensi perusahaan tersebut disampaikan oleh pemeran karakter Hope van Dyne alias The Wasp ini melalui akun media sosial pribadinya.

"Malu pada kalian karena berpaling dari orang-orang yang membangun kekuatan yang sekarang kalian pakai untuk membuang mereka," tulis Lilly di Instagram.

Melalui sebuah unggahan video, Lilly mengungkapkan bahwa dirinya segera menghubungi perancang kostum Ant-Man, Andy Park, demi memastikan kebenaran rumor pemangkasan staf tersebut. Aktris berusia 46 tahun itu mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa desainer yang menghidupkan karakter The Wasp tersebut ikut diberhentikan oleh pihak manajemen.

"Saya benar-benar nggak percaya Disney melepas para seniman yang menghidupkan semesta Marvel lewat imajinasi dan kemampuan luar biasa mereka. Orang-orang yang pertama kali menciptakan dan mendesain karakter-karakter ini sekarang justru digantikan AI," ucap Lilly.

Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dituding menjadi alasan di balik tersingkirnya para seniman visual dari proyek-proyek masa depan Marvel. Lilly menyoroti bagaimana kecerdasan buatan tersebut memanfaatkan hasil kerja keras para perancang untuk menciptakan pembaruan visual secara otomatis.

"AI akan mengambil desain mereka dan memakai karya para seniman itu untuk menciptakan versi-versi baru dari hasil kerja mereka," lanjut Lilly.

Kondisi ini memicu simpati mendalam dari sang aktris, yang kemudian menyampaikan permohonan maaf serta dukungan moral kepada seluruh staf Marvel Studios yang terdampak oleh kebijakan efisiensi ini.

"Saya sangat sedih untuk Andy dan semua seniman yang kehilangan pekerjaan mereka," kata Lilly.

Bagi Lilly, karya visual ikonik milik Marvel Cinematic Universe lahir dari orisinalitas kreativitas manusia dan tidak sepantasnya digeser secara instan oleh kecerdasan buatan. Pihaknya menyatakan akan tetap berpihak kepada para pekerja kreatif yang kehilangan posisi mereka di studio tersebut.

"Saya pikir ini menjijikkan dan mengerikan. Saya berdiri bersama semua seniman dan Andy," kata Lilly.

Evangeline Lilly tercatat telah bergabung dengan Marvel Cinematic Universe sejak tahun 2015 melalui film Ant-Man, sebelum akhirnya kembali tampil dalam Ant-Man and the Wasp, Avengers: Endgame, serta Ant-Man and the Wasp: Quantumania. Isu pemanfaatan AI yang menggeser peran pekerja kreatif manusia kini menjadi polemik yang semakin memanas di industri perfilman global.

Artikel terkait

Rekomendasi