Penyerang andalan Manchester City, Erling Haaland, mengakui bahwa performa timnya mengalami inkonsistensi sepanjang musim ini. Meski demikian, ia memberikan peringatan kepada para rival bahwa Citizens akan segera bangkit pada musim depan.
Dilansir dari Detik Sport, Manchester City sempat menunjukkan indikasi nirgelar hingga pertengahan musim, serupa dengan pencapaian musim lalu. Padahal, manajemen klub telah mengucurkan dana besar untuk memperkuat skuad.
Perjalanan City di kompetisi Eropa juga tidak berjalan mulus karena sempat terancam gagal di fase liga Liga Champions hingga akhirnya kandas pada babak playoff. Di kancah domestik, mereka sempat tertinggal jauh dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen.
Momentum kebangkitan City baru terlihat selepas bulan Februari setelah manajer Pep Guardiola mulai menetapkan komposisi tim yang stabil. Strategi tersebut membuahkan hasil dengan raihan trofi Carabao Cup serta keberhasilan melaju ke final Piala FA.
City bahkan sempat mengambil alih momentum perebutan juara Liga Inggris dari tangan Arsenal. Namun, rentetan hasil positif dalam dua bulan terakhir ternyata belum membuat Haaland merasa puas sepenuhnya.
Pemain asal Norwegia tersebut menilai bahwa Manchester City belum menunjukkan bentuk permainan terbaik mereka. Hal inilah yang mendasari keyakinannya bahwa tim akan tampil jauh lebih kuat di masa depan.
Proses Adaptasi dan Masa Depan Skuad
Haaland menjelaskan bahwa perubahan komposisi skuad dalam dua tahun terakhir menjadi salah satu tantangan besar bagi stabilitas tim. Ia menekankan bahwa integrasi pemain baru membutuhkan proses yang tidak instan.
"Kami melakukan perubahan besar dalam dua musim terakhir, menurut saya sih musim lalu," ujar Haaland kepada ESPN.
Menurutnya, kehadiran banyak wajah baru di dalam klub yang dihuni pemain-pemain lama memerlukan waktu penyesuaian yang cukup. Adaptasi terhadap liga, negara, dan lingkungan baru bukanlah perkara mudah bagi pesepak bola mana pun.
"Ada banyak pemain yang sudah lama berada di klub ini. Jadi dengan adanya pemain-pemain baru, semua butuh waktu. Tidak muda bagi seorang pemain yang datang ke liga baru, negara baru, semua hal baru. Butuh waktu beradaptasi," sambungnya.
Haaland menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub. Ia merasa optimistis dengan perkembangan yang sedang berjalan di bawah arahan Pep Guardiola.
"Saya rasa ini saat-saat yang menarik dan saya ingin sekali jadi bagian dari itu," kata Haaland.