Erin Taulany Ungkap Pelanggaran Privasi Rumah Tangga oleh Mantan ART

Erin Taulany Ungkap Pelanggaran Privasi Rumah Tangga oleh Mantan ART
Foto: Ilustrasi Erin Taulany Ungkap Pelanggaran Privasi Rumah Tangga oleh Mantan ART.

Rien Wartia Trigina, yang dikenal sebagai Erin, mengungkapkan adanya dugaan pelanggaran privasi oleh mantan asisten rumah tangganya (ART) bernama Hera di kediamannya pada Selasa (5/5/2026). Dilansir dari Detik Hot, mantan istri Andre Taulany tersebut mengeklaim bahwa sang ART secara diam-diam merekam area pribadi dan menyebarkannya ke media sosial.

Aksi perekaman tersebut meliputi ruang tamu, kolam renang, hingga kegiatan anak-anak yang dilakukan tanpa izin pemilik rumah. Erin menilai tindakan tersebut sangat membahayakan keamanan keluarganya karena detail isi hunian kini dapat diakses secara publik melalui akun pribadi sang pekerja.

"Jadi yang paling krusial adalah dia melakukan konten ke media sosial si ART itu, milik pribadinya dia sendiri tentang isi rumah. Jadi, privasi isi rumah saya dan anak-anak tuh divideo-videoin, kegiatannya anak-anak, terus mobil saya, rumah saya seisi rumah, dari tampak depan, belakang," kata Erin dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Kekhawatiran Erin memuncak saat mengetahui bahwa kendaraan pribadinya turut direkam dengan memperlihatkan pelat nomor secara jelas. Ia memiliki bukti digital berupa unggahan video yang menunjukkan aset-aset di dalam rumah tersebut.

"Kami juga memiliki videonya bahwa dia meng-upload pelat nomornya semua terlihat jelas. Ini video-videonya dia ada mobil di rumah, dia fotoin, videoin, terus seisi rumah, ini isi rumah, lagi swimming pool segala macam," beber Erin.

Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan ancaman keamanan yang serius. Ia merujuk pada risiko tindak kriminalitas seperti perampokan yang sering kali dipicu oleh bocornya tata letak rumah di media sosial.

"Banyak kejadian adanya maling, adanya rampok itu akibat dari mana? Dari sosial media yang memperlihatkan, mempertontonkan isi rumah, ada apa saja, kamar di mana, pintu di mana masuknya? Ini kan bahaya. Menurut kami itu sangat membahayakan, bisa membahayakan secara nanti ke depan mungkin ada tindakan-tindakan kriminal," tegas Sunan Kalijaga.

Selain masalah keamanan, insiden ini disebut berdampak negatif pada kondisi psikologis anak-anak Erin. Salah satu anaknya mengungkapkan kemarahan setelah mengetahui ruang pribadinya dijadikan konten di platform Facebook.

"Anak saya sangat marah kalau 'Mama, aku kenapa sih itu aku dimasukin ke Facebook-nya si ART itu ya'. Jadi maksudnya dia sangat terganggu, apalagi kamarnya divideo-videoin," pungkas Erin.

Perseteruan ini awalnya dipicu oleh laporan Hera yang mengaku menjadi korban penganiayaan berupa tendangan dan pukulan menggunakan gagang sapu lidi di Bintaro. Pihak penyalur juga menuduh Erin melakukan penahanan dokumen pribadi dan upah pekerja.

Menanggapi hal itu, Erin membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa teguran keras yang diberikan adalah reaksi atas pelanggaran privasi. Saat ini, Erin telah melaporkan balik Hera dan pihak penyalur atas dugaan fitnah serta pencemaran nama baik.

Artikel terkait

Rekomendasi