Disney On Ice Magic in the Stars Hadir di Istora Senayan April 2026

Disney On Ice Magic in the Stars Hadir di Istora Senayan April 2026
Foto: Ilustrasi Disney On Ice Magic in the Stars Hadir di Istora Senayan April 2026.

Pertunjukan seluncur es kelas dunia bertajuk Disney On Ice kembali menyambangi penggemarnya di Indonesia dengan tema baru bertajuk Magic in the Stars. Perhelatan keluarga ini dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Selatan, mulai tanggal 24 April hingga 3 Mei 2026.

Dilansir dari Suara, pihak penyelenggara telah menyiapkan jadwal pementasan yang intensif untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat. Sesi pertunjukan tersedia dalam beberapa pilihan waktu setiap harinya, yakni pukul 10.30, 14.30, 17.30, serta 18.30 WIB.

Setiap sesi pementasan dirancang memiliki durasi total 90 menit yang disesuaikan dengan rentang perhatian anak-anak. Di tengah pertunjukan, penyelenggara juga memberikan waktu istirahat selama 15 menit bagi para penonton.

"Satu show itu total ada 90 menit. Jadi in between ada break 15 menit," ucap Rodrick selaku CEO One Step Forward ditemui di Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 24 April 2026.

Edisi tahun ini menjanjikan pengalaman visual yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Promotor menghadirkan puluhan karakter ikonik dari berbagai waralaba animasi populer yang akan bersatu di atas arena es megah.

"Tahun ini actually we bring a new excitement. Total karakter yang datang tuh banyak banget," ungkap Rodrick saat memberikan penjelasan terkait acara.

Beberapa karakter yang dipastikan muncul antara lain protagonis dari film Raya and the Last Dragon, Wish, hingga sekuel Frozen 2. Kehadiran putri-putri Disney ini menjadi daya tarik utama bagi penonton perempuan yang ingin melihat aksi mereka secara langsung.

"Jadi itu yang ditunggu-tunggu with for all the girls, Frozen 2, Raya," lanjut Rodrick menjabarkan antusiasme penonton perempuan.

Tidak hanya itu, Disney On Ice kali ini juga mengakomodasi minat penonton laki-laki dengan menampilkan karakter dari film Cars. Lightning McQueen dan Mater dijadwalkan akan membelah panggung es Jakarta bersama karakter mainan dari Toy Story.

"Dan buat the boys atau anak-anak laki-laki, mereka pasti bakal excited buat ketemu sama Lightning McQueen sama Mater," jelas bos promotor tersebut dengan penuh semangat.

Konsep pertunjukan disusun secara tematik untuk menceritakan ringkasan kisah dari setiap mahakarya layar lebar tersebut. Penonton akan diajak bernostalgia melalui lagu-lagu tema orisinal yang disesuaikan dengan adegan aslinya di film.

"Kalau lagu sih kayaknya dari masing-masing movies itu pasti ada, ya... Frozen, pasti ada lagunya Frozen," tutur Rodrick memberikan bocoran musikal.

Akibat tingginya antusiasme warga pada edisi terdahulu, jumlah jadwal harian pada tahun ini resmi ditambah menjadi 21 sesi. Langkah strategis ini diambil untuk mengantisipasi kapasitas tiga ribu penonton per sesi agar tidak terjadi kehabisan tiket.

"Actually kita diperbanyak. Jadi dari waktu dulu itu sold out. Makanya sekarang kita ada 21 show," terang Rodrick.

Tiket pertunjukan ditawarkan dalam berbagai kategori harga, mulai dari Rp300 ribu hingga mencapai Rp2 juta. Pengunjung juga dapat mengunjungi area merchandise eksklusif di luar arena Istora Senayan untuk membeli cenderamata resmi yang tidak dijual di tempat lain.

"Ada merchandise yang lucu-lucu yang cuma available di Disney on Ice ini," kata Rodrick mempromosikan arena souvenir.

Kualitas aksi di atas es didukung oleh atlet profesional mancanegara, salah satunya Isabella Brewerton yang memerankan tokoh Anna dari Frozen. Isabella mengaku memiliki kedekatan emosional dengan karakter tersebut karena merasa memiliki kepribadian yang serupa.

"Dia terasa sangat dekat di hati saya karena sebagai anak kecil saya selalu sedikit canggung dan unik," beber Isabella membagikan cerita masa kecilnya.

Meskipun tampil memukau, para atlet ini tetap menghadapi risiko besar saat menari secara langsung di atas permukaan es. Tantangan teknis mulai dari risiko cedera fisik hingga kerusakan busana mendadak menjadi bagian dari risiko profesional dalam setiap pertunjukan.

Artikel terkait

Rekomendasi