Dira Saragih Wanita Tangguh Penakluk Wahana Ekstrem Tong Setan Viral

Dira Saragih Wanita Tangguh Penakluk Wahana Ekstrem Tong Setan Viral
Foto: Ilustrasi Dira Saragih Wanita Tangguh Penakluk Wahana Ekstrem Tong Setan Viral.

Aksi berani seorang wanita muda yang memacu sepeda motor di lintasan vertikal ekstrem menjadi pusat perhatian di tengah riuh pasar malam di Sumatera Utara. Wanita tersebut menunjukkan ketenangan luar biasa saat melawan gravitasi dan melesat miring di dinding kayu setinggi belasan kaki dalam atraksi Tong Stand atau Tong Setan.

Pertunjukan tradisional ini menuntut keseimbangan presisi dan keberanian tingkat tinggi agar kendaraan tetap stabil pada kecepatan tinggi. Penonton di pinggiran atas tong dibuat menahan napas saat ia sesekali melepas tangan dari kemudi atau menyapa mereka sambil terus berputar.

Dilansir dari Wolipop, sosok pengemudi motor yang viral tersebut bernama Dira Artha Mevia Saragih. Wanita berusia 22 tahun yang berdomisili di Balige, Tampubolon, Sumatera Utara ini memiliki profesi sehari-hari sebagai social media specialist dan bertransformasi menjadi penantang maut di lintasan wall of death pada waktu lain.

Rekaman pertunjukan ekstrem tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @dirasaragih1 dengan keterangan singkat.

"Stending­ƒÿé," tulis akun Instagram @dirasaragih1.

Video tersebut telah ditonton lebih dari 6,1 juta kali di Instagram dan mendapat banyak pujian dari netizen yang takjub dengan keahliannya berkendara tanpa menggunakan rem.

"Baru sadar gak ada rem kaki dan tangan­ƒæÅ," takjub pengguna Instagram @zuanda_muhammad. ngga ada remnya lagii­ƒÿ¡­ƒÿ¡," kaget akun @nbl.arly.

"Kereeeen.....kalian HEBAT!! "­ƒöÑ­ƒöÑ­ƒöÑperjuangan yg tidak mudah untuk sesuap nasi....pokoknya toop banget... sehat selalu," timpal akun @dhenyza7652.

Kisah keberanian Dira di dunia balap ekstrem ini sudah dimulai sejak tahun 2019. Ia mengungkapkan bahwa beraksi di dinding vertikal membutuhkan perhitungan fisik yang matang, di mana ia memulai start dari bawah untuk membangun momentum terlebih dahulu.

"Akselerasi ke dinding vertikal, pada kecepatan 40-50km/jam, agar bisa menahan motor supaya tidak terjadi yang tidak diinginkan," ungkap Dira.

Dira menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapinya bukan sekadar kemiringan dinding kayu. Ia sering kali harus memenuhi permintaan pengunjung pasar malam untuk mengendarai berbagai jenis motor yang tidak sesuai spesifikasi standar atraksi secara langsung.

Model kendaraan yang biasa ia tunggangi bervariasi mulai dari motor bebek, Ninja, CRF, hingga Vespa. Hal ini menuntut kesiapan mental dan adaptasi instan di dalam arena balap tanpa adanya latihan terlebih dahulu.

"Di saat pengunjung menantang jokinya mengendarai sepeda motor yang tidak spek nya, contohnya Vespa, tanpa latihan kita harus siap menerima tantangan tersebut," kenang Dira.

Bagi Dira, setiap putaran di atas motor menjadi pembuktian bahwa kesuksesan hanya milik mereka yang berani bertindak. Ia juga menyampaikan pesan agar generasi muda tidak hanya diam dalam angan-angan.

"Hidup itu butuh tantangan, jangan takut melangkah sebelum mencoba. Dunia tidak butuh sekedar mimpi, dunia butuh bukti dan eksekusi," tegas Dira.

Artikel terkait

Rekomendasi