Federico Dimarco Pecahkan Rekor Assist Serie A Saat Inter Imbang

Federico Dimarco Pecahkan Rekor Assist Serie A Saat Inter Imbang
Foto: Ilustrasi Federico Dimarco Pecahkan Rekor Assist Serie A Saat Inter Imbang.

Bek kiri Inter Milan, Federico Dimarco, berhasil memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Liga Italia saat timnya ditahan imbang Torino 2-2 pada Minggu (26/4/2026) malam WIB. Pencapaian sejarah ini terjadi di Stadion Olimpico di Torino melalui dua umpan berbuah gol bagi Nerazzurri.

Dilansir dari Detik Sport, Dimarco memberikan assist untuk gol yang dicetak oleh Marcus Thuram dan Yann Bisseck guna membawa Inter unggul lebih dulu. Namun, Torino mampu menyamakan kedudukan lewat gol cepat Giovanni Simeone dan penalti Nikola Vlasic dalam kurun waktu sembilan menit.

Tambahan dua umpan tersebut membuat koleksi assist Dimarco mencapai angka 17 dari 32 penampilan di Serie A musim 2025/2026. Angka ini resmi melampaui rekor sebelumnya milik Papu Gomez yang mengemas 16 assist untuk Atalanta pada musim 2019/2020.

Peluang Dimarco untuk memperpanjang catatan tersebut masih terbuka lebar karena Inter Milan menyisakan empat pertandingan musim ini. Skuad asuhan Cristian Chivu dijadwalkan akan menghadapi Parma, Lazio, Verona, dan Bologna di sisa kompetisi.

Meski hanya meraih satu poin, Inter Milan tetap kokoh di puncak klasemen dengan raihan 79 poin dan selangkah lagi mengunci gelar Scudetto. Gelar juara dapat dipastikan jika La Beneamata mampu menumbangkan Parma pada laga berikutnya di Giuseppe Meazza.

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui timnya kehilangan momentum setelah sempat unggul dua gol atas tuan rumah. Penurunan fokus dianggap menjadi penyebab bangkitnya tim lawan di babak kedua.

"Kami bisa saja tampil lebih baik pada hari ini, tapi kredit juga harus diberikan kepada lawan. Kami mengira pertandingannya sudah selesai, tapi ternyata belum. Mereka menemukan energi dan pertandingan jadi rumit," ucap pelatih Inter Cristian Chivu mengenai pertandingan tadi.

Chivu juga memberikan tanggapannya mengenai ambisi mengunci gelar juara liga di hadapan pendukung sendiri. Baginya, pencapaian gelar tetap menjadi prioritas utama tanpa mempedulikan lokasi kepastian gelar tersebut diraih.

"Merebut Scudetto tetaplah merebut Scudetto. Entah Anda memenanginya di kandang sendiri atau di tempat lain tidak ada bedanya. Kami hanya harus berusaha memenuhi impian kami dengan kemampuan terbaik kami," dia menambahkan dikutip FCInternews.

Artikel terkait

Rekomendasi