Dewa United Siapkan Taktik Kolektif Redam Dominasi Persib Bandung

Dewa United Siapkan Taktik Kolektif Redam Dominasi Persib Bandung
Foto: Ilustrasi Dewa United Siapkan Taktik Kolektif Redam Dominasi Persib Bandung.

Persib Bandung tengah berupaya keras mengamankan posisi puncak klasemen sekaligus menjaga jarak dari kejaran Borneo FC Samarinda. Ambisi Maung Bandung untuk mempertahankan gelar juara akan diuji dalam laga krusial melawan Dewa United.

Pertandingan antara Dewa United menghadapi Persib Bandung dijadwalkan berlangsung pada Senin 20 April 2026. Laga ini akan digelar di Banten International Stadium dengan waktu sepak mula pada pukul 19.00 WIB, seperti dikutip dari Bola.

Menjelang duel tersebut, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, telah melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan teknis lawannya. Riekerink mengaku telah mengambil pelajaran berharga dari kekalahan tipis 0-1 yang dialami timnya pada putaran pertama.

Pelatih asal Belanda itu mengidentifikasi gaya bermain anak asuh Bojan Hodak yang cenderung mengandalkan bola-bola panjang. Menurut pengamatannya, Persib tidak terlalu dominan dalam penguasaan bola di area tengah lapangan.

Kekuatan utama Persib dinilai terletak pada lini serang yang diisi oleh pemain-pemain dengan keunggulan fisik yang menonjol. Strategi tersebut menempatkan banyak pemain di depan untuk memaksimalkan peluang dari umpan jauh.

ÔÇ£Soal identitas, Bandung adalah tim yang bermain dengan bola-bola panjang, sangat oportunis, tidak banyak di lini tengah tapi mereka menempatkan banyak orang di depan dengan kualitas fisik,ÔÇØ ujar Riekerink.

Keberadaan pemain seperti Berguinho, Uilliam Barros, dan Ramon Tanque menjadi perhatian khusus bagi barisan pertahanan Dewa United. Riekerink menyadari bahwa beradu fisik secara langsung dengan trio penyerang tersebut akan menjadi tantangan berat bagi pemainnya.

Sebagai antisipasi, Dewa United akan tetap setia pada filosofi permainan kolektif yang mereka usung. Strategi penguasaan lini tengah tetap menjadi kunci utama bagi tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut untuk menciptakan peluang gol.

ÔÇ£Sedangkan kami lebih kepada tim dengan filosofi gaya bermain kolektif lewat lini tengah dan mencoba menciptakan peluang,ÔÇØ tutur Riekerink.

Pendekatan taktis ini terbukti cukup sukses pada musim sebelumnya, di mana Dewa United berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat kedua. Meski sempat kesulitan pada paruh pertama musim ini, performa tim mulai menunjukkan grafik meningkat secara signifikan.

Kehadiran pemain baru pada bursa transfer musim dingin menjadi faktor kunci kebangkitan Dewa United. Riekerink menyebut bahwa persaingan internal yang sehat kini telah terbentuk di dalam skuadnya.

ÔÇ£Tahun lalu kami bermain sangat baik, kami finis kedua di liga dengan gaya sepak bola seperti itu, jadi itu bisa sukses, tapi musim ini enam bulan pertama kami kesulitan,ÔÇØ ungkap Riekerink.

Kepercayaan diri tim saat ini berada di level tertinggi setelah mencatatkan hasil positif dalam beberapa laga terakhir. Dewa United tercatat meraih lima kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya sekali kalah dalam tujuh pertandingan pamungkas mereka.

ÔÇ£Tapi di bursa musim dingin kami mendapatkan persaingan nyata di dalam tim, jadi sejak saat itu kami siap beraksi,ÔÇØ tegas Riekerink.

Ambisi untuk mencuri poin penuh ditegaskan oleh sang pelatih mengingat suasana tim yang sangat kondusif. Dewa United bertekad menjadi batu sandungan bagi Persib Bandung dalam perburuan gelar juara musim ini.

ÔÇ£Tujuh laga terakhir, lima menang, satu seri, satu kalah. Suasana tim sedang bagus, jadi kami siap untuk pertandingan, kami akan mencoba untuk menang,ÔÇØ pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi