Komedian Dede Sunandar resmi menjatuhkan talak cerai kepada istrinya, Karen Hertatum, menyusul konflik rumah tangga yang melibatkan dugaan perselingkuhan dan kekerasan fisik. Keputusan tersebut diambil setelah hubungan keduanya dinilai sulit untuk diselamatkan kembali pada Kamis, 14 Mei 2026, dilansir dari Suara.
Prahara rumah tangga ini mencuat setelah adanya aksi saling bongkar aib antara kedua belah pihak. Dede menyebut bahwa tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukannya dipicu oleh perilaku sang istri saat dirinya sedang bekerja di luar kota.
"KDRT-nya karena dia bawa teman cowoknya, terus minum-minuman di rumah, kan aku lagi di luar kota," kata Dede Sunandar dalam sebuah kanal YouTube.
Komedian berusia 30 tahun tersebut sempat mengingatkan istrinya agar tidak melakukan aktivitas tersebut di dalam kediaman mereka. Dede menyarankan agar kegiatan semacam itu dilakukan di tempat hiburan malam jika memang harus dilakukan.
"Mau di depan mau di mana, mending di klub, Dede mah kayak gitu," ujar Dede Sunandar.
Penegasan mengenai kesalahan atas tindakan kekerasan juga disampaikan oleh mantan pekerja pembersih gedung ini. Ia menyadari bahwa penggunaan kekerasan fisik tidak dapat dibenarkan meski dirinya merasa dikhianati.
"Dede akui Dede salah, Dede minta maaf sama dia," kata Dede Sunandar.
Selain masalah konsumsi alkohol bersama pria lain, Dede mengungkapkan rasa sakit hati atas pernyataan Karen yang meragukan statusnya. Ia merasa tidak lagi dihargai sebagai kepala keluarga yang sah dalam rumah tangga mereka.
"Terus ke sini-sininya dia bilang, jangan kan suami, pacar aja enggak punya kan, aku sebagai suaminya dia kayak kesel aja," tutur Dede Sunandar.
Kekesalan tersebut semakin mendalam ketika Dede menemukan bukti interaksi intens antara istrinya dengan orang lain. Mereka diduga saling memberikan perhatian melalui fitur hadiah di dalam sebuah aplikasi permainan.
"Udah gitu tuker-tukeran makanan sambil memberi main game gift sama satu sama lain nih, kesal aja kayak gitu," ucap Dede Sunandar.
Kini, pasangan tersebut telah tinggal di rumah yang berbeda dan sudah tidak menjalin komunikasi fisik selama lebih dari satu semester. Langkah perceraian diambil Dede demi mencegah konflik yang lebih buruk di masa depan.
"(Perceraian) enggak bisa dihindari lagi. Takut ke depannya makin parah," kata Dede Sunandar.
Hingga saat ini, ayah tiga anak tersebut mengonfirmasi bahwa hubungan suami istri di antara mereka telah terputus selama beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut semakin memantapkan keputusannya untuk mengakhiri pernikahan.
"Kalau berhubungan tidak berhubungan badan sudah enam atau tujuh bulan lah sampai sekarang," tutur Dede Sunandar.