Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia hiburan tanah air melibatkan sosok komedian Dede Sunandar. Dilansir dari Suara, Dede secara terbuka mengakui telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap sang istri, Karen Hertatum.
Pengakuan ini muncul setelah Karen Hertatum mengungkap berbagai tekanan yang ia alami selama menjalani pernikahan. Karen menyebutkan bahwa tindakan kekerasan dan dugaan perselingkuhan tersebut sudah terjadi sejak masa awal mereka membangun rumah tangga.
Hingga Mei 2026, Karen memberikan keterangan lebih lanjut melalui sebuah podcast mengenai situasi rumah tangganya yang retak. Ia mengklaim bahwa tindak pemukulan yang dilakukan Dede bahkan terjadi saat dirinya baru saja melahirkan anak pertama mereka.
Selain kekerasan fisik, Karen menuding suaminya kerap tidak jujur dan terlibat hubungan asmara dengan pihak lain. Ketegangan yang terus memuncak ini mengakibatkan keduanya memutuskan untuk tinggal terpisah sejak April 2026.
Merespons tuduhan yang dilontarkan sang istri, Dede Sunandar tidak menampik adanya tindakan KDRT tersebut. Namun, ia memberikan klarifikasi bahwa peristiwa kekerasan yang dimaksud sudah berlangsung cukup lama.
Dede menjelaskan bahwa emosinya meledak ketika mendengar informasi mengenai kehadiran pria lain di kediamannya. Ia menyebut istrinya membawa teman laki-laki dan mengonsumsi minuman keras di rumah saat dirinya sedang bekerja di luar kota.
Meskipun memiliki alasan emosional, Dede menyatakan penyesalan mendalam atas tindakannya tersebut. Ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga dan publik atas kegaduhan yang terjadi.
Perjalanan Karier dan Pekerjaan Dede Sunandar
Sebelum tersandung kasus rumah tangga, Dede dikenal sebagai pribadi yang gigih memulai karier dari nol. Ia sempat bekerja sebagai petugas kebersihan atau cleaning service di sebuah stasiun televisi swasta nasional sebelum akhirnya terjun ke layar kaca.
Puncak popularitasnya diraih saat bergabung dalam program komedi Opera Van Java (OVJ) serta menjadi pembawa acara di berbagai stasiun TV. Dede juga sempat menjajal peruntungan di dunia politik sebagai calon legislatif pada Pemilu 2024 dari Partai Perindo, meski belum berhasil meraih kursi.
Pasca kegagalan di panggung politik, Dede memilih untuk bekerja di sektor pelayanan. Pada awal 2025, ia diketahui aktif bekerja sebagai pramusaji di sebuah restoran yang berlokasi di kawasan PIK 2, Jakarta.
Selain bekerja di bidang kuliner, ia juga terdaftar sebagai tenaga pemasaran alat kesehatan yang berpusat di Yogyakarta. Dede menekankan bahwa dirinya tidak merasa gengsi menjalani profesi tersebut demi mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya.
Saat ini, di tengah sorotan kasus KDRT yang mencoreng citranya, Dede tetap menjalankan rutinitas kerjanya di restoran dan pemasaran. Kontroversi ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap kelangsungan kariernya di industri hiburan Indonesia.