Selebgram Elisabeth Clara Shinta Aritonang atau Clara Shinta menjalani sidang perdana perceraian dengan suaminya, Muhammad Alexander Assad, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Kamis (7/5/2026). Dalam gugatan yang dilayangkan sejak April 2026 tersebut, Clara Shinta memutuskan untuk tidak menyertakan tuntutan nafkah maupun pembagian harta bersama.
Pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa fokus utama kliennya adalah penyelesaian status perkawinan secara hukum. Keputusan untuk tidak mengajukan tuntutan finansial diambil guna menghindari proses persidangan yang berlarut-larut, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
Kuasa hukum Clara Shinta, Moh. Akil Rumaday, memberikan keterangan mengenai prioritas kliennya dalam menghadapi perkara hukum ini di pengadilan.
"Kalau Ibu Clara kan sebenarnya tidak menginginkan hal-hal lain ya, hanya fokus pada perceraian saja. Itu saja," kata Moh. Akil Rumaday, Kuasa Hukum Clara Shinta.
Penegasan mengenai absennya poin-poin materiil dalam berkas perkara juga disampaikan kembali oleh tim hukum untuk memperjelas posisi penggugat sejak awal persidangan.
"Untuk sejauh ini dalam gugatan tidak ada (permintaan nafkah). Gana-gini, kalau dalam perkara ini tidak ada," tegas Moh. Akil Rumaday, Kuasa Hukum Clara Shinta.
Clara Shinta sendiri tidak hadir dalam persidangan pembuka tersebut karena kondisi kesehatan yang menurun. Berdasarkan pemeriksaan medis dan hasil cek darah di rumah sakit, ia dilaporkan sedang mengalami demam sehingga tidak dapat memenuhi panggilan persidangan secara langsung.
"Beliau sedang kurang enak badan, demam. Jadi, sudah diperiksa di rumah sakit dan ada hasil cek darahnya ya. Beliau sakit dan tadi hakim perintahkan kami untuk menghadirkan langsung prinsipal," jelas Moh. Akil Rumaday, Kuasa Hukum Clara Shinta.
Pasangan yang menikah pada 30 Agustus 2025 ini menghadapi keretakan rumah tangga sebelum genap satu tahun usia pernikahan akibat isu perselingkuhan. Majelis hakim telah menjadwalkan sidang lanjutan pada 21 Mei 2026 dengan agenda mediasi yang mewajibkan kehadiran Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad secara langsung.