Christian Pulisic Samai Rekor Terburuk Usai AC Milan Imbang Lawan Juventus

Christian Pulisic Samai Rekor Terburuk Usai AC Milan Imbang Lawan Juventus
Foto: Ilustrasi Christian Pulisic Samai Rekor Terburuk Usai AC Milan Imbang Lawan Juventus.

Winger AC Milan, Christian Pulisic, memperpanjang catatan negatifnya setelah gagal mencetak gol saat timnya ditahan imbang tanpa gol oleh Juventus pada Senin (27/4) dini hari WIB. Hasil dalam laga yang berlangsung di Stadion San Siro tersebut menandai paceklik gol berkepanjangan bagi pemain asal Amerika Serikat itu.

Dilansir dari Detik Sport, Pulisic yang tampil sebagai starter hanya mencatatkan 22 kali sentuhan pada bola sebelum ditarik keluar pada menit ke-62 untuk digantikan oleh Niclas Fullkrug. Selama berada di lapangan, ia tercatat hanya sekali menyentuh bola di kotak penalti lawan dan tidak mampu melepaskan satu pun percobaan tembakan ke arah gawang.

Performa tersebut membuat Pulisic kini telah melewati 16 pertandingan Serie A secara beruntun tanpa menyumbangkan gol bagi Rossoneri. Catatan ini menyamai rekor nol gol beruntun terburuk miliknya yang pernah tercipta saat masih memperkuat Chelsea pada tahun 2022 lalu.

Sepanjang musim ini, pemain bernomor punggung 11 itu sebenarnya telah mengoleksi total 10 gol dari 31 penampilan di seluruh kompetisi, dengan delapan gol di antaranya lahir di kancah liga. Namun, gol terakhirnya di Serie A tercatat terjadi empat bulan lalu saat Milan meraih kemenangan 3-0 atas Verona.

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberikan tanggapannya mengenai kondisi psikologis sang pemain yang tampak kesulitan menemukan kembali ketajamannya di lini depan.

"Dia itu pemuda yang sangat sensitif, fakta bahwa dia tidak mencetak gol lebih mempengaruhi dia," ujar Allegri, Pelatih Milan.

Allegri juga menyoroti perubahan peran dan taktik yang membuat Pulisic harus bekerja lebih keras dalam aspek fisik di lapangan pertandingan musim ini.

"Dia adalah pemain yang sering terlibat dalam tekel dan lebih sering kesulitan, dia lebih menderita karena hal ini. Saya harus memberikan keseimbangan kepada tim, bermain tanpa seorang penyerang tengah murni, dia lebih menderita," kata Allegri, Pelatih Milan.

Artikel terkait

Rekomendasi