Manajemen Chelsea resmi mengakhiri kontrak kerja sama dengan pelatih utama Liam Rosenior pada Rabu (22/4/2026) menyusul performa buruk tim yang memuncak setelah kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion. Keputusan ini diambil saat musim 2025-2026 hampir berakhir akibat tren negatif dalam dua bulan terakhir.
Dilansir dari Bola, klub asal London tersebut hanya mampu mengemas satu kemenangan dari total delapan pertandingan di berbagai kompetisi. Di ajang Liga Inggris, The Blues menelan lima kekalahan beruntun yang menyebabkan posisi mereka merosot ke peringkat delapan klasemen sementara.
"Chelsea FC mengakhiri kerja sama dengan pelatih utama Liam Rosenior," bunyi pernyataan resmi Chelsea.
Pemecatan ini menjadikan Rosenior sebagai manajer dengan masa jabatan tersingkat dalam sejarah klub pada era Premier League. Pria berusia 41 tahun tersebut tercatat hanya mendampingi tim selama 106 hari sejak ditunjuk pada 8 Januari 2026.
Selama masa kepemimpinannya yang singkat, Rosenior melewati 23 pertandingan dengan hasil 11 kemenangan, 2 kali imbang, dan 10 kekalahan. Catatan statistik menunjukkan tim asuhannya hanya meraih rata-rata 1,52 poin per pertandingan dengan total 47 gol dan 38 kali kebobolan.
Durasi jabatan Rosenior ini melampaui rekor manajer tersingkat sebelumnya yang dipegang oleh Graham Potter. Sebagai perbandingan, Potter sempat memimpin Chelsea dalam 31 laga dengan catatan 12 kemenangan sebelum diberhentikan pada April 2023.
Langkah pemutusan kontrak ini berdampak signifikan pada kondisi finansial klub karena manajemen harus membayarkan kompensasi dalam jumlah besar. Chelsea dilaporkan wajib membayar pesangon senilai 4 juta euro atau sekitar Rp81,2 miliar kepada Rosenior yang sebenarnya masih menyisakan kontrak berdurasi 6,5 tahun.
Untuk mengisi kekosongan di kursi kepelatihan, manajemen menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim. McFarlane sebelumnya merupakan pelatih tim U-21 dan U-19 Chelsea, serta pernah menjabat sebagai asisten pelatih tim utama pada periode kepemimpinan Enzo Maresca.
Tugas berat menanti McFarlane untuk memperbaiki posisi tim di klasemen guna menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa. Saat ini, satu-satunya harapan Chelsea untuk meraih trofi musim ini tersisa di ajang Piala FA, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Leeds United pada babak semifinal.