Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Rentetan Hasil Buruk

Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Rentetan Hasil Buruk
Foto: Ilustrasi Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Rentetan Hasil Buruk.

Manajemen Chelsea resmi memberhentikan Liam Rosenior dari posisi manajer setelah mencatatkan hasil buruk di kompetisi domestik dan Eropa pada musim 2026. Keputusan ini diambil usai The Blues gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris serta tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions.

Dilansir dari Detik Sport yang mengutip laporan BBC, masa jabatan Rosenior di Stamford Bridge hanya bertahan selama kurang lebih 100 hari. Mantan pelatih Hull City tersebut sebelumnya ditunjuk untuk menggantikan Enzo Maresca yang juga dipecat pada Januari 2026 silam.

Performa Chelsea di bawah kendali Rosenior terus merosot hingga terlempar dari zona kualifikasi Liga Champions. Selain kemandulan lini depan yang gagal mencetak gol dalam beberapa laga terakhir, masalah internal di ruang ganti disebut menjadi pemicu utama keretakan hubungan antara pelatih dan pemain.

Para penggawa Chelsea dilaporkan merasa bingung dengan penerapan strategi serta taktik yang diberikan oleh manajer berusia 41 tahun tersebut. Ketegangan semakin memuncak saat Rosenior mengambil langkah tegas dengan membekukan gelandang Enzo Fernandez dari skuad utama.

Tindakan disipliner tersebut dilakukan setelah munculnya komentar tersirat dari Fernandez mengenai rumor kepindahannya ke Real Madrid. Situasi yang tidak kondusif ini memicu munculnya julukan bernada ejekan dari para pemain terhadap sang manajer di lingkungan internal klub.

"guru pengganti" ujar para pemain Chelsea sebagaimana dilaporkan BBC.

Hubungan yang dingin antara kedua pihak terlihat dari absennya pernyataan resmi atau ucapan perpisahan dari skuad The Blues kepada Rosenior hingga berita ini diterbitkan. Saat ini, kendali tim utama diserahkan kepada Calum McFarlane sebagai pelatih interim.

McFarlane akan memimpin Chelsea hingga berakhirnya musim kompetisi 2026 untuk menjaga peluang memenangi Piala FA. Sementara itu, manajemen klub direncanakan baru akan mulai mencari manajer permanen yang memiliki reputasi papan atas pada bursa musim panas mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi