Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Rentetan Hasil Buruk Premier League

Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Rentetan Hasil Buruk Premier League
Foto: Ilustrasi Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Rentetan Hasil Buruk Premier League.

Manajemen Chelsea secara resmi memberhentikan Liam Rosenior dari posisi pelatih kepala pada Rabu (22/4) malam WIB setelah performa tim terus merosot di kompetisi domestik. Keputusan drastis ini diambil menyusul kekalahan telak The Blues dengan skor 0-3 saat bertamu ke markas Brighton & Hove Albion.

Hasil minor di kandang Brighton tersebut menjadi kekalahan kelima secara berturut-turut bagi klub asal London Barat itu di ajang Premier League. Dilansir dari Detik Sport, rentetan hasil negatif ini membuat posisi Chelsea di klasemen sementara Liga Inggris semakin terpuruk dan menjauh dari zona kompetisi Eropa.

Laporan dari Telegraph menyebutkan bahwa petinggi klub kini mulai bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan juru taktik baru yang memiliki rekam jejak pengalaman mumpuni. Saat ini terdapat empat kandidat utama yang masuk dalam radar perburuan manajemen untuk mengisi kursi panas di Stamford Bridge.

Nama-nama besar yang santer dikaitkan sebagai pengganti Rosenior meliputi pelatih Como Cesc Fabregas, manajer Bournemouth Andoni Iraola, Xabi Alonso, serta pelatih Tim Nasional Jerman Julian Nagelsmann. Fabregas menarik perhatian setelah membawa Como menjadi tim kejutan di Serie A, sementara Iraola dipastikan tersedia karena akan meninggalkan Bournemouth akhir musim ini.

Di sisi lain, Xabi Alonso dilaporkan masih belum menangani klub manapun sejak dilepas oleh Real Madrid pada awal tahun ini. Sementara itu, opsi untuk mendatangkan Julian Nagelsmann dinilai menantang karena sang pelatih masih terikat kontrak aktif memimpin tim panser Jerman.

Chelsea diprediksi akan menghadapi hambatan besar dalam membujuk pelatih-pelatih top tersebut jika gagal mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Saat ini, skuat asuhan mendiang Rosenior itu tertahan di peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi 48 poin dari sisa lima pertandingan liga.

Peluang Cole Palmer dan rekan-rekannya untuk menembus posisi lima besar tergolong berat karena saat ini tertinggal lima angka dari Liverpool. Tanpa partisipasi di kompetisi kasta tertinggi Eropa, daya tawar klub dalam merekrut manajer kelas dunia dikhawatirkan bakal menurun drastis.

Artikel terkait

Rekomendasi