Chelsea Pecat Liam Rosenior Jelang Semifinal Piala FA Lawan Leeds United

Chelsea Pecat Liam Rosenior Jelang Semifinal Piala FA Lawan Leeds United
Foto: Ilustrasi Chelsea Pecat Liam Rosenior Jelang Semifinal Piala FA Lawan Leeds United.

Manajemen Chelsea secara resmi memberhentikan Liam Rosenior dari kursi manajer setelah rentetan hasil negatif yang menimpa tim. Keputusan ini diambil tepat sebelum laga krusial semifinal Piala FA.

Dilansir dari Detik Sport, pemecatan Rosenior terjadi pada Rabu (22/4) malam WIB. Pihak klub dikabarkan kehilangan kesabaran terhadap manajer berusia 41 tahun tersebut karena dianggap gagal mengangkat performa skuad.

Langkah tegas ini merupakan buntut dari kekalahan telak 0-3 saat menghadapi Brighton & Hove Albion. Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Cole Palmer dan kawan-kawan yang menelan lima kekalahan beruntun tanpa mencetak gol di Premier League.

Pemecatan ini dilakukan hanya beberapa hari sebelum Chelsea dijadwalkan bertanding melawan Leeds United. Laga semifinal Piala FA tersebut akan berlangsung di Stadion Wembley, London, pada Minggu (26/4) mendatang.

Pelatih Leeds United, Daniel Farke, menilai bahwa perubahan di kursi kepelatihan Chelsea justru bisa menjadi ancaman bagi timnya. Ia memperingatkan anak asuhnya bahwa beban para pemain The Blues kini telah terangkat.

"Jika ada orang yang mengambil alih tepat sebelum pertandingan, itu tidak membuat persiapan menjadi lebih mudah. Rasanya seperti awal yang baru bagi para pemain," kata Farke.

Farke menambahkan bahwa fokus kini beralih sepenuhnya kepada performa para pemain di lapangan. Menurutnya, alasan kegagalan yang selama ini dikaitkan dengan manajer kini sudah tidak berlaku lagi bagi skuad Chelsea.

"Semua orang membicarakan manajer, sekarang alasan itu sudah tidak ada lagi, kini terserah para pemain untuk bisa menunjukkan performa terbaiknya. Mereka harus menunjukkan dasar-dasar permainannya," ujar Farke.

Potensi Kebangkitan The Blues

Daniel Farke meyakini bahwa Chelsea tetap memiliki materi pemain berkualitas tinggi yang sangat berbahaya. Hilangnya tekanan pasca-pergantian manajer diprediksi akan membuat tim asal London Barat itu bermain lebih lepas.

"Ketika pemain-pemaian kelas atas bisa menunjukkannya dan tidak punya alasan apa-apa lagi, maka tim itu bisa menjadi sangat berbahaya," tutur Farke.

"Saya mengharapkan Chelsea yang akan kembali ke performa terbaiknya. Saya mengharapkan tim yang akan berusaha membuktikan bahwa ini adalah awal yang baru dan beban sudah sedikit berkurang, dan kami ingin menunjukkan apa yang kami mampu," kata Farke.

Berdasarkan catatan pertemuan musim ini, Leeds United sebenarnya memiliki modal bagus karena belum terkalahkan oleh Chelsea di liga. The Whites meraih kemenangan 3-1 di Elland Road dan menahan imbang 2-2 di Stamford Bridge.

Artikel terkait

Rekomendasi