Chelsea Tumbang 0-3 di Markas Brighton & Hove Albion

Chelsea Tumbang 0-3 di Markas Brighton & Hove Albion
Foto: Ilustrasi Chelsea Tumbang 0-3 di Markas Brighton & Hove Albion.

Chelsea kembali menelan kekalahan setelah ditumbangkan tuan rumah Brighton & Hove Albion dengan skor telak 0-3 dalam lanjutan kompetisi Premier League di Amex Stadium, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini memperpanjang tren negatif klub asal London tersebut di liga domestik.

Klub berjuluk The Blues itu tercatat hanya mampu melepaskan total enam tembakan tanpa ada satu pun yang menemui sasaran sepanjang pertandingan. Dilansir dari Detik Sport, statistik ini kontras dengan Brighton yang tampil dominan lewat sembilan tendangan tepat sasaran dari 15 percobaan.

Kekalahan di markas Brighton ini menjadi kegagalan kelima secara beruntun bagi Chelsea di ajang Premier League. Selama periode tersebut, skuat asuhan Liam Rosenior gagal mencetak satu gol pun dan telah kebobolan sebanyak 11 kali.

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas performa anak asuhnya yang dinilai tidak mencerminkan standar klub besar. Ia menegaskan bahwa harus segera ada perubahan signifikan dalam internal tim setelah penampilan buruk tersebut.

"Sejauh ini (ya)," ujar Rosenior saat ditanya oleh Sky Sports apakah ini jadi penampilan terjelek Chelsea.

Pelatih tersebut memberikan kritik tajam terhadap sikap para pemain yang dianggap tidak dapat diterima dalam setiap aspek pertandingan di lapangan. Ia mengaku selama ini selalu berupaya memberikan pembelaan bagi timnya di depan publik.

"Itu tadi tidak bisa diterima dalam segala aspek permainan, sikap kami tidak bisa diterima. Saya terus keluar dan membela para pemain," kata Rosenior.

Rosenior juga menyoroti kurangnya intensitas dan kegagalan para pemain dalam memenangi duel-duel kunci saat menghadapi serangan Brighton. Ia menegaskan bahwa cara timnya kebobolan dalam laga tersebut tidak memiliki alasan yang bisa dibenarkan.

"Itu tadi tidak bisa dibenarkan, penampilan itu malam ini. Cara kami kebobolan, jumlah duel yang gagal kami menangi, kurangnya intensitas di tim. Harus ada perubahan drastis sekarang," katanya.

Artikel terkait

Rekomendasi