Jamie Carragher Kritik Penalti Atletico Madrid Kontra Arsenal

Jamie Carragher Kritik Penalti Atletico Madrid Kontra Arsenal
Foto: Ilustrasi Jamie Carragher Kritik Penalti Atletico Madrid Kontra Arsenal.

Legenda Liverpool Jamie Carragher melayangkan kritik keras terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti handball kepada Atletico Madrid saat menjamu Arsenal di Stadion Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Laga leg pertama semifinal Liga Champions tersebut berakhir imbang 1-1 setelah eksekusi penalti Julian Alvarez membatalkan keunggulan tim tamu.

Dilansir dari Detik Sport, insiden bermula ketika bek Arsenal Ben White berupaya memblok tembakan Marco Llorente namun bola mengenai tangannya. Meski wasit Danny Makkelie awalnya tidak menganggap itu sebagai pelanggaran, pengecekan video assistant referee (VAR) akhirnya mengubah keputusan dan memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah.

Jamie Carragher yang bertugas sebagai pengamat menegaskan ketidaksetujuannya karena bola terlebih dahulu memantul dari kaki Ben White sebelum menyentuh tangan. Ia merasa keputusan tersebut tidak masuk akal mengingat pemain berada dalam kondisi tidak berdaya untuk menghindar.

"Apa yang seharusnya dia (Ben White) lakukan? Itu membuat saya kesal! Membayangkan final Liga Champions ditentukan oleh hal itu," kata Carragher, Legenda Liverpool.

Mantan pemain tim nasional Inggris ini mengkhawatirkan standar kepemimpinan wasit yang kaku dapat merusak integritas pertandingan besar di masa depan. Ia menyoroti potensi masalah serupa jika terjadi pada partai puncak kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.

"I tidak terima. Ini tidak benar, ini tidak adil. Saya rasa ini sudah keterlaluan. Jangan salah paham, begitu saya melihat kejadian itu, saya tahu itu akan menjadi penalti. Beginilah cara Liga Champions melakukannya." ujar Carragher, Pengamat CBS Sports.

Kekecewaan Carragher berlanjut pada kekhawatiran mengenai reputasi kompetisi jika gelar juara ditentukan oleh keputusan yang dianggapnya konyol. Final Liga Champions musim ini dijadwalkan akan berlangsung di Budapest, Hungaria.

"Tapi jujur saja, jika nanti di Budapest (lokasi final UCL) dan salah satu pihak memenangkan Liga Champions karena salah satu insiden handball yang konyol ini, itu akan mencoreng nama Liga Champions," sambung Carragher, Legenda Liverpool.

Ia bersikukuh bahwa akal sehat harus digunakan dalam menilai insiden handball, terutama ketika bola mengenai bagian tubuh lain terlebih dahulu sebelum memantul ke arah lengan pemain.

"Ini hanya sedikit akal sehat. Jika sesuatu mengenai bagian tubuh Anda yang lain lalu mengenai lengan Anda, itu bukan penalti!" tegas Carragher, Pengamat CBS Sports.

Sebelum insiden penalti tersebut, Arsenal sempat memimpin 1-0 melalui gol Viktor Gyokeres di babak pertama. Hasil imbang 1-1 ini membuat kedua tim masih memiliki peluang terbuka pada laga leg kedua mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi