Burnley dipastikan menjadi tim kedua yang harus angkat kaki dari kasta tertinggi Liga Inggris musim ini. Kepastian tersebut didapat setelah mereka menelan kekalahan dalam laga kandang melawan Manchester City.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Turf Moor pada Kamis, 23 April 2026 dini hari WIB tersebut menjadi penentu nasib tim tuan rumah. Burnley memasuki lapangan dengan beban berat karena wajib meraih kemenangan demi menjaga peluang bertahan.
Dilansir dari Detik Sport, harapan Burnley untuk meraih poin penuh langsung mendapat ujian berat sejak awal laga. Erling Haaland mencetak gol cepat pada menit kelima yang meruntuhkan mental bertanding anak asuh Scott Parker.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan tim tamu. Kekalahan ini memaksa Burnley untuk mempersiapkan diri berkompetisi di divisi Championship pada musim mendatang.
Saat ini Burnley hanya mengantongi 20 poin dari total 34 pertandingan yang telah dijalani. Dengan sisa empat laga, selisih 13 poin dari zona aman sudah tidak mungkin lagi dikejar secara matematis.
Poin maksimal yang bisa dikumpulkan oleh Jaidon Anthony dan kawan-kawan hanyalah 12 poin. Kondisi ini semakin sulit mengingat performa tim yang sedang terpuruk dengan catatan empat kekalahan beruntun di laga terakhir.
Statistik menunjukkan performa Burnley memang kurang meyakinkan sepanjang musim ini. Mereka tercatat baru mengoleksi empat kemenangan, sementara jumlah kekalahan sudah mencapai 22 kali.
Dengan hasil ini, Burnley menyusul Wolverhampton Wanderers yang sudah lebih dulu dipastikan turun kasta. Bagi Burnley, ini merupakan kali ketiga mereka terdegradasi dari Premier League dalam kurun waktu lima musim terakhir.
Satu slot degradasi tersisa kini masih menjadi rebutan beberapa tim lain. Tottenham Hotspur, West Ham United, dan Nottingham Forest menjadi tim-tim yang posisinya paling rawan terseret ke zona merah.