Klub sepak bola Burnley resmi mengakhiri kerja sama dengan manajer Scott Parker setelah tim dipastikan terdegradasi dari kompetisi Premier League musim ini. Keputusan tersebut diambil menyusul kekalahan tipis 0-1 dari Manchester City pada 22 April lalu yang menutup peluang klub bertahan di kasta tertinggi.
Dilansir dari Suara, hasil minor tersebut membuat Burnley kembali terlempar ke divisi Championship hanya dalam satu musim setelah mereka sempat meraih promosi. Padahal, Parker sebelumnya mencatatkan prestasi gemilang dengan membawa tim melaju ke kasta utama lewat rekor 31 laga tidak terkalahkan pada musim 2024/2025.
Namun, performa tim di level Premier League menurun drastis dengan catatan hanya meraih empat kemenangan dari total 34 pertandingan yang dijalani. Pihak manajemen Burnley menyatakan bahwa perpisahan ini merupakan hasil kesepakatan bersama melalui proses diskusi intensif setelah kepastian degradasi pekan lalu.
"Setelah konfirmasi degradasi pekan lalu, Parker dan dewan klub mengadakan pembicaraan dan sepakat bahwa masa kerjanya di Turf Moor telah berakhir," tulis pernyataan klub.
Pihak manajemen turut menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan oleh Parker selama menjabat sebagai pelatih kepala. Sebagai langkah cepat untuk mengisi kekosongan kursi kepemimpinan, klub menunjuk sosok internal untuk menangani skuad di sisa kompetisi.
Manajemen mempercayakan posisi pelatih interim kepada Mike Jackson untuk memimpin tim dalam empat pertandingan terakhir musim ini. Tugas pertama Jackson sebagai pelatih sementara adalah mengawal Burnley dalam laga tandang menghadapi Leeds United.
Saat ini, jajaran petinggi klub telah memulai proses evaluasi serta pencarian manajer permanen yang baru. Langkah ini dilakukan guna menyusun strategi dan kekuatan tim dalam menghadapi musim kompetisi 2026/2027 mendatang.