Penyanyi Brian McKnight mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap mantan istrinya, sejumlah kreator konten, serta media massa di pengadilan federal Georgia pada 21 April 2026. Langkah hukum ini diambil menyusul adanya tudingan penelantaran anak yang dinilai merusak reputasi sang artis.
Gugatan tersebut muncul setelah McKnight hadir sebagai bintang tamu dalam sebuah acara pernikahan di Jakarta pada Minggu (26/4/2026). Dilansir dari Detikcom melalui laporan USA Today pada Senin (27/4/2026), pelantun lagu tersebut merasa menjadi sasaran serangan karakter yang sistematis.
Pihak-pihak yang terseret dalam dokumen hukum ini meliputi Julie McKnight, Brian McKnight Jr., jurnalis Marc Lamont Hill, kreator konten Tasha K, hingga New York Post. McKnight mengeklaim karirnya terdampak pasca wafatnya sang putra pada tahun lalu akibat pemberitaan tersebut.
"Serangan yang terus-menerus terhadap karakter klien kami membuatnya tidak memiliki pilihan selain mencari pembuktian kebenaran melalui jalur hukum," ujar Brian Williamson, Kuasa hukum McKnight.
Pengacara tersebut juga memberikan sinyal bahwa daftar tergugat masih dapat bertambah seiring berjalannya proses hukum. Gugatan ini menuntut kompensasi ganti rugi dalam jumlah yang signifikan atas dampak yang ditimbulkan.
Perselisihan ini berawal dari pernyataan Julie McKnight dan putranya dalam berbagai wawancara selama setahun terakhir. Mereka menuduh sang penyanyi telah meninggalkan anak-anaknya secara sengaja.
"Ayahnya tidak pernah menunjukkan kasih sayang kepada putranya, Niko, yang meninggal karena kanker," kata Brian McKnight Jr., dalam salah satu podcast milik Marc Lamont Hill.
Tasha K juga dituding menyebarkan klaim serius mengenai hubungan yang tidak pantas dalam gugatan tersebut. Sementara New York Post dianggap memperkeruh suasana karena memuat pernyataan tanpa melakukan verifikasi kepada pihak McKnight.
Pihak mantan istri telah memberikan tanggapan resmi mengenai langkah hukum yang diambil oleh Brian McKnight. Mereka menyatakan kesiapan untuk menghadapi proses persidangan yang akan datang.
"Tuduhan tersebut tidak berdasar dan menegaskan fakta akan dibuktikan di pengadilan," ujar juru bicara, Pihak Julie McKnight.
Kasus ini merupakan gugatan kedua yang dilayangkan McKnight sepanjang tahun 2026 setelah sebelumnya menuntut The Rickey Smiley Morning Show. Hingga akhir April 2026, otoritas pengadilan Georgia belum menetapkan jadwal persidangan perdana untuk perkara terbaru ini.