Gleison Bremer Kritik Mentalitas Juventus Jelang Laga Melawan AC Milan

Gleison Bremer Kritik Mentalitas Juventus Jelang Laga Melawan AC Milan
Foto: Ilustrasi Gleison Bremer Kritik Mentalitas Juventus Jelang Laga Melawan AC Milan.

Bek Juventus Gleison Bremer mengkritik tajam penurunan standar mentalitas klubnya yang dinilai terlalu nyaman tanpa prestasi tertinggi selama beberapa musim terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang laga krusial melawan AC Milan di San Siro pada Minggu (27/4/2026) malam waktu setempat, sebagaimana dilansir dari Bola.

Pemain asal Brasil tersebut menegaskan bahwa Juventus harus kembali mengejar gelar juara liga daripada hanya sekadar mengamankan posisi untuk kompetisi Eropa. Saat ini Juventus berada dalam persaingan ketat di peringkat ketiga dan keempat klasemen sementara Liga Italia musim 2025-2026.

ÔÇ£Juve sudah bermain santai selama enam tahun terakhir, dan ini tidak boleh terjadi,ÔÇØ peringatkan Bremer, bek Juventus.

Bremer menekankan urgensi untuk meraih trofi besar mengingat usianya yang kini hampir menyentuh 30 tahun. Ia menilai ambisi memenangkan Scudetto merupakan harga mati bagi tim dengan sejarah besar seperti Si Nyonya Tua.

ÔÇ£Saya ingin menang, karena saya sudah berusia 29 tahun dan saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Anda tidak bisa hanya bersantai selama enam tahun, Anda perlu menargetkan Scudetto,ÔÇØ tegas Bremer.

Selain menyoroti mentalitas, Bremer juga mengapresiasi perubahan gaya permainan di bawah asuhan pelatih Luciano Spalletti yang lebih mengedepankan penguasaan bola. Hal ini didukung dengan langkah klub yang memberikan kontrak jangka panjang bagi sejumlah pemain pilar seperti Kenan Yildiz hingga Manuel Locatelli.

ÔÇ£Spalletti selalu ingin memainkan bola, mengendalikan inisiatif, dan itulah yang kami coba lakukan dari pertandingan ke pertandingan,ÔÇØ ungkap Bremer.

Gaya kepemimpinan Spalletti dinilai memberikan identitas baru bagi tim dalam mengeksploitasi ruang di lapangan. Bremer melihat adanya visi yang lebih jelas dalam membangun serangan dari kaki ke kaki.

ÔÇ£Dia ingin semua orang bisa menempati ruang-ruang tersebut, melihat ke atas dan melihat opsi umpan,ÔÇØ ungkap Bremer.

Pertandingan mendatang juga menjadi ajang reuni bagi Juventus dengan mantan pelatih mereka, Max Allegri, yang kini menakhodai AC Milan. Bremer menyatakan rasa hormatnya terhadap ilmu bertahan yang pernah ia dapatkan dari pelatih tersebut.

ÔÇ£Allegri adalah pelatih yang bagus, dia telah memenangkan banyak gelar, kami mengenalnya dengan baik,ÔÇØ kata Bremer.

Meski menghormati mantan pelatihnya, Bremer menegaskan bahwa fokus utama tim adalah meraih tiga poin penuh. Kemenangan atas Milan dianggap sebagai kunci untuk memastikan langkah mereka ke Liga Champions musim depan.

ÔÇ£Jika kami menang besok, Liga Champions hampir pasti akan kami raih,ÔÇØ tutup Bremer.

Artikel terkait

Rekomendasi