Borneo FC terus menempel ketat posisi puncak klasemen Super League 2025-2026 setelah menumbangkan Semen Padang dengan skor telak 3-0 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (25/4/2026) malam. Kemenangan ini membuat tim berjuluk Pesut Etam mengoleksi 66 poin.
Hasil positif pada pekan ke-29 tersebut membawa Borneo FC menyamai perolehan angka Persib Bandung yang saat ini berada di peringkat pertama klasemen sementara. Sebagaimana dilansir dari Bola, persaingan gelar juara kini memasuki fase krusial dengan menyisakan lima pertandingan terakhir.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menekankan bahwa performa impresif timnya merupakan hasil proses panjang yang sudah dibangun sejak kompetisi dimulai pada Agustus 2025. Konsistensi menjadi kunci utama bagi tim asal Kalimantan Timur tersebut untuk tetap bersaing di papan atas.
"Kami sudah menjaga motivasi itu, tidak ada satu pekan pun kami keluar dari posisi dua atau tiga besar," kata Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Juru taktik asal Brasil tersebut menambahkan bahwa evaluasi terhadap kekuatan timnya harus dilihat secara menyeluruh dari total 29 laga yang telah dimainkan, bukan hanya melihat momentum sesaat. Borneo FC tercatat sebagai tim paling produktif di liga dengan torehan 61 gol.
"Bukan lima laga yang mendefinisikan Borneo, tapi 29 laga. Kami punya dua pemain di daftar top skor, kami tim paling banyak mencetak gol, dan kami juga punya pemain dengan assist terbanyak," tutur Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Mentalitas pemain juga menjadi faktor penting dalam perburuan gelar juara musim ini. Lefundes menyebut skuadnya justru merasa lebih termotivasi ketika keberadaan mereka dalam persaingan juara tidak terlalu diperhitungkan oleh pihak luar.
"Saya suka saat orang-orang melupakan kami. Itu membuat pemain semakin lapar dan ingin lebih sampai akhir," imbuh Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC.
Gelandang serang Mariano Peralta turut memberikan pandangannya mengenai sisa jadwal kompetisi. Pemain asal Argentina yang telah mengemas 15 gol dan 12 assist ini menganggap setiap laga tersisa layaknya partai final yang menentukan takdir klub.
"Ini kerja keras tim. Pertahanan yang solid membuat kami bisa terus menyerang. Jika saya mencetak gol dan tim menang, itu yang paling penting," kata Mariano Peralta, Gelandang Borneo FC.
Manajemen teknis tim kini berfokus pada pemulihan kondisi fisik pemain untuk menghadapi jadwal padat di akhir musim. Borneo FC dijadwalkan melakoni dua pertandingan kandang dan tiga laga tandang guna mengejar target maksimal 81 poin di akhir kompetisi.