Ayu Sulistiani Raih Top 3 Kostum Tradisional Terbaik Puteri Indonesia 2026

Ayu Sulistiani Raih Top 3 Kostum Tradisional Terbaik Puteri Indonesia 2026
Foto: Ilustrasi Ayu Sulistiani Raih Top 3 Kostum Tradisional Terbaik Puteri Indonesia 2026.

Wakil Sumatera Selatan, Ayu Sulistiani, berhasil mencuri perhatian dalam ajang Puteri Indonesia 2026 melalui kostum nasional bertema Pempek Sepeda. Penampilan ikonik tersebut mengantarkan Ayu meraih predikat Top 3 Best Traditional Costume pada malam final yang digelar di Jakarta.

Dilansir dari Wolipop, busana yang menggabungkan elemen kuliner khas Palembang dengan desain fashion modern ini menjadi viral di media sosial. Kostum tersebut dinilai berani karena menghadirkan replika nyata dari keseharian pedagang pempek keliling.

Kemenangan Ayu ini menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasinya dalam mengangkat martabat pelaku UMKM lokal ke level nasional. Penggunaan elemen unik seperti etalase kaca, ban, hingga stang sepeda membuat visual kostum ini sangat mudah diingat oleh penonton.

Di balik kemegahan kostum tersebut, terdapat tangan dingin desainer asal Palembang, Anthony Ferry atau yang akrab disapa Bangfe. Pemilik Bfe Management ini menjelaskan bahwa konsep tersebut bertujuan mengangkat sejarah kuliner yang mulai jarang diperhatikan.

"Konsep awal memang ingin menaikan khas Palembang yang sekarang ini tidak begitu dilihat. Seperti pempek sepeda. Mungkin orang luar sana hanya tahu pempek di jual di toko atau di pasar tertentu dan belum melihat ternyata cara penjualannya yang menjadi history dari zaman dulu dengan menggunakan sepeda," ungkap Anthony kepada Wolipop.

Proses perancangan hingga penyelesaian material yang rumit ini memakan waktu sekitar satu bulan. Anthony menekankan bahwa detail replika pempek dan botol cuka di bagian kepala dibuat sedemikian rupa agar terlihat realistis.

Tantangan Teknis dan Berat Kostum

Tantangan terbesar dalam pembuatan kostum ini adalah menyeimbangkan antara estetika visual dengan beban yang harus dipikul oleh pemakainya. Bagian paling sulit adalah pembuatan etalase kaca yang harus dipasang pada punggung finalis perempuan.

"Kesulitan terbesar bagaimana saat etalase kaca yang berisi pempek agar tidak terasa berat.. karena yang membawakan kostum ini kan perempuan jadi sempat ada diskusi terlebih dahulu soal kesanggupan membawa aquarium di punggung," jelas Anthony.

Guna mengatasi masalah berat tersebut, desainer menggunakan material yang lebih ringan dan membatasi isi akuarium agar tetap nyaman saat digunakan di atas runway. Selain faktor bobot, tim produksi juga sempat terkendala operasional toko yang tutup selama libur hari raya.

Konsep yang kini viral ini sebenarnya merupakan rencana lama yang sempat tertunda sejak tahun 2025. Kolaborasi akhirnya terwujud pada edisi 2026 setelah mendapat persetujuan dari pihak Regional Director Sumatera Selatan.

Malam Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2026 sendiri dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026, di Jakarta International Convention Center (JICC). Acara ini diikuti oleh 45 finalis dari berbagai provinsi dan dihadiri oleh sejumlah pemegang gelar kecantikan internasional tahun 2025.

Artikel terkait

Rekomendasi