Aktris Bunga Zainal menyampaikan kabar duka atas meninggalnya sang ayah, Sapuri, yang mengembuskan napas terakhir di kediamannya pada Selasa, 5 Mei 2026. Almarhum yang wafat di usia 72 tahun tersebut telah menjalani perjuangan melawan penyakit kanker selama beberapa tahun terakhir.
Jenazah Sapuri telah diberangkatkan dan menjalani proses pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Rabu, 6 Mei 2026. Kepergian pria yang meninggalkan enam anak tersebut dilepas secara ikhlas oleh pihak keluarga besar yang berkumpul di lokasi pemakaman, sebagaimana dilansir dari Suara.
Bunga Zainal menjelaskan bahwa kondisi kesehatan ayahnya memang terus menurun sejak didiagnosa mengidap kanker pada tahun 2022. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kenyataan ini agar almarhum tidak lagi menanggung rasa sakit akibat penyakit yang dideritanya.
"Jadi ya sekarang Alhamdulillah Papa sudah nggak sakit lagi. Bismillah, ikhlasin aja," kata Bunga Zainal.
Sebelum sang ayah berpulang, pemain FTV ini mengaku sempat merasakan firasat yang tidak biasa hingga kesulitan untuk beristirahat. Bunga menuturkan bahwa perasaan tidak tenang itu muncul beberapa hari sebelum kejadian duka tersebut berlangsung.
"Perasaanku sudah nggak enak," ujar Bunga Zainal.
Dorongan kuat untuk segera bertemu sang ayah membuat Bunga menghubungi anggota keluarga lainnya guna memastikan kondisi kesehatan Sapuri. Ia berupaya mencari informasi terkini melalui sepupu serta kakak-kakaknya karena kecemasan yang mendalam.
"Aku teks beberapa kakak-kakak aku, sepupu-sepupu aku kayak 'Aku kok, aku harus ketemu' gitu karena aku firasat nggak enak," ungkap Bunga Zainal.
Gangguan fisik juga dialami oleh Bunga saat menjelang kepergian ayahnya, di mana ia merasakan sensasi gatal pada seluruh bagian tubuhnya tanpa alasan yang jelas. Gejala tersebut terjadi di tengah kondisi dirinya yang terjaga sepanjang malam.
"Malam-malam nggak bisa tidur, badan aku tuh kayak gatal banget dari ujung kepala sampai ujung kaki badan aku gatal," kata Bunga Zainal.
Komunikasi terakhir antara Bunga dan keluarga terjadi menjelang tengah malam ketika salah satu kakaknya mengabarkan bahwa sang ayah sedang menanti kehadirannya. Pesan tersebut segera direspons oleh Bunga dengan bergegas menuju rumah orang tuanya.
"Jam 11 kakak aku yang nomor tiga kontak aku gitu, kasih tahu kalau papa pengen ketemu gitu, kayak nungguin aku pulang," jelas Bunga Zainal.
Kesempatan terakhir untuk berinteraksi secara langsung didapatkan Bunga sebelum ayahnya dinyatakan meninggal dunia secara tenang. Ia sempat berbincang cukup lama dengan almarhum dalam momen pertemuan terakhir tersebut.
"Jadi ya udah aku datang pulang, cukup banyak ngobrol," tutur Bunga Zainal.