Kalahkan Verona, AS Roma Segel Tiket Liga Champions Sembari Bungkam Kritik

Kalahkan Verona, AS Roma Segel Tiket Liga Champions Sembari Bungkam Kritik
Foto: Ilustrasi Kalahkan Verona, AS Roma Segel Tiket Liga Champions Sembari Bungkam Kritik.

AS Roma dipastikan mengamankan satu tempat di kompetisi Liga Champions setelah sukses menundukkan Verona dengan skor 2-0 pada laga penutup Serie A musim 2025/2026.

Keberhasilan Giallorossi finis di peringkat ketiga klasemen akhir ini tidak lepas dari tangan dingin pelatih Gian Piero Gasperini, yang membawa pasukannya tampil konsisten dengan menyapu bersih kemenangan dalam tujuh pertandingan pamungkas.

Seperti dilansir dari Suara, pencapaian apik ini sekaligus menandai kembalinya Roma ke panggung tertinggi antarklub Eropa setelah sempat absen selama tujuh tahun.

Tambahan tiga poin dari laga terakhir membuat Roma menutup kompetisi di posisi ketiga lewat torehan 73 poin, sekaligus berhak melaju ke Liga Champions musim depan mendampingi Inter Milan, Napoli, dan Como.

Grafik permainan Roma melonjak drastis pascakekalahan telak 2-5 dari Inter Milan pada 6 April 2026, di mana setelah momen tersebut mereka langsung bangkit meraih enam kemenangan dan satu hasil imbang.

Rentetan hasil positif tersebut diraih kala bersua Pisa (3-0), Bologna (2-0), Fiorentina (4-0), Parma (3-2), Lazio (2-0), serta Verona (2-0), sementara satu-satunya hasil seri didapat saat ditahan imbang 1-1 oleh Atalanta.

ÔÇ£Kami berbicara satu sama lain dan mengatakan bahwa untuk lolos ke Liga Champions, kami membutuhkan enam atau tujuh kemenangan beruntun. Kami belum pernah melakukannya sepanjang musim, tetapi kami menyimpannya untuk momen yang tepat," kata Gasperini kepada DAZN Italia.

ÔÇ£Kami memulai dengan baik, membungkam sebagian kritik, tetapi yang terpenting mendapatkan kepercayaan dari suporter, dengan stadion yang selalu penuh,ÔÇØ ujar Gasperini.

Ketajaman lini depan Roma selama periode krusial ini banyak terbantu oleh performa impresif penyerang pinjaman asal Aston Villa, Donyell Malen, yang membukukan 14 gol dan dua assist dari 18 laga di Liga Italia.

Kontribusi striker asal Belanda tersebut menjadi sangat krusial mengingat tim ibu kota sempat dihantam badai cedera yang menimpa pilar-pilar penting di lini serang mereka.

ÔÇ£Kehadiran Malen jelas memberi peningkatan besar, tetapi di saat yang sama kami kehilangan Dybala, Soule, dan Dovbyk karena cedera, sehingga opsi di lini depan menjadi sangat terbatas," tutur mantan pelatih Atalanta itu.

Artikel terkait

Rekomendasi