Manajer Arsenal Mikel Arteta menegaskan fokus penuh timnya tertuju pada laga melawan Fulham di Stadion Emirates pada Sabtu (2/5/2026) pukul 23.30 WIB. Dilansir dari Bola, meski ada jadwal Liga Champions yang menanti, Arteta memilih mengesampingkan pembicaraan kompetisi Eropa demi mengamankan poin di pekan ke-35 Liga Inggris.
Arsenal tetap waspada menghadapi Fulham meskipun performa rival mereka di kancah Eropa baru saja mencatatkan hasil spektakuler. Pelatih asal Spanyol tersebut sempat memberikan perhatian pada pertandingan Paris Saint-Germain melawan Bayern Muenchen yang berakhir dengan skor tipis 5-4 untuk kemenangan wakil Prancis tersebut.
"Saya belum pernah melihat hal seperti ini. Tetapi ketika saya melihat jumlah menit bermain dan kebugaran para pemain tersebut, saya tidak terkejut," ujar Arteta, Pelatih Arsenal.
Ia menilai kualitas permainan yang ditunjukkan di kompetisi elite tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat kebugaran pemain yang luar biasa. Menurutnya, intensitas di setiap liga memiliki perbedaan yang signifikan dalam menciptakan momen-momen berkualitas di lapangan hijau.
"Untuk menghasilkan momen-momen berkualitas seperti itu, Anda harus sangat bugar dan perbedaan liga serta cara mereka bersaing sangatlah besar, dan Anda hanya perlu melihat banyak statistik yang beredar baru-baru ini," kata Arteta, Pelatih Arsenal.
Penilaian tersebut didasarkan pada data statistik yang menunjukkan tuntutan fisik berbeda di antara kompetisi domestik dan internasional. Ia menekankan bahwa membandingkan satu aspek tanpa melihat konteks liga secara keseluruhan merupakan hal yang tidak tepat dilakukan saat ini.
"Kita bersaing di dua dunia yang berbeda, jadi Anda tidak dapat membandingkan satu bagian saja tanpa memberikan konteksnya. Saya rasa itu tidak adil," imbuh Arteta, Pelatih Arsenal.
Kendati demikian, The Gunners harus segera bersiap menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua Liga Champions yang dijadwalkan pada Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Arteta menegaskan tidak akan membiarkan tantangan di kompetisi Eropa tersebut mengganggu konsentrasi anak asuhnya untuk mempertahankan posisi di klasemen Liga Inggris.
"Kami tahu bahwa kami hanya bisa fokus pada satu pertandingan dan pertandingan itu memiliki cukup kesulitan dan tantangan sehingga berpikir dengan cara yang berbeda sama sekali tidak akan membantu," kata Arteta, Pelatih Arsenal.
Arteta mengungkapkan bahwa atmosfer di ruang ganti saat ini sangat positif dengan keinginan kuat untuk memenangkan laga terdekat. Para pemain diklaim telah memiliki kesadaran kolektif untuk menempatkan pertandingan domestik sebagai prioritas utama sebelum beralih ke laga internasional berikutnya.
"Reaksi para pemain segera setelah itu adalah, 'Sekarang Fulham, dan sekarang Fulham, dan sekarang Fulham' langsung di ruang ganti. Mereka tahu itu," ujar Arteta, Pelatih Arsenal.
Manajemen pemulihan pemain menjadi kunci utama Arsenal dalam menghadapi jadwal padat di akhir musim ini. Arteta meyakini bahwa setelah melewati fase krusial melawan Fulham, skuatnya akan memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik guna menghadapi wakil Spanyol.
"Mereka akan punya waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi Atl├®tico Madrid, dan setelah itu kami akan memiliki jeda waktu yang lebih lama antar pertandingan," kata Arteta, Pelatih Arsenal.
Instruksi terakhir sang manajer kepada tim adalah memastikan setiap elemen klub bekerja maksimal dalam persiapan singkat yang tersedia. Fokus yang terbelah dianggap sebagai risiko terbesar yang harus dihindari oleh Arsenal dalam perburuan kemenangan di kandang sendiri.
"Kami tahu bahwa dalam periode yang sangat khusus ini dan waktu persiapan yang singkat, fokuslah pada Fulham dan kami akan mengurus sisanya setelah itu," imbuh Arteta, Pelatih Arsenal.
Arsenal diprediksi akan menurunkan komposisi pemain terbaiknya tanpa rotasi besar-besaran untuk meredam kekuatan Fulham yang dilatih Marco Silva. Martin Zubimendi dan Declan Rice kemungkinan besar akan mengisi lini tengah, sementara Viktor Gyokeres dipasang sebagai ujung tombak serangan.