Persaingan perebutan takhta juara Liga Inggris kini menempatkan Arsenal dalam situasi yang semakin sulit. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, posisi Meriam London di puncak klasemen resmi tergeser oleh rival terkuat mereka.
Arsenal terpaksa merelakan posisi teratas setelah menderita dua kekalahan beruntun. Kondisi ini diperparah dengan keberhasilan Manchester City memenangkan laga simpanan mereka melawan Burnley pada pertengahan pekan ini.
Saat ini, Manchester City telah mengumpulkan 70 poin, jumlah yang sama dengan perolehan Arsenal. Namun, skuat asuhan Pep Guardiola tersebut berhak berada di puncak karena unggul dalam aspek produktivitas gol.
Kedua tim kini menyisakan lima pertandingan terakhir untuk menentukan siapa yang paling layak mengangkat trofi. Bagi tim asuhan Mikel Arteta, ketajaman di depan gawang menjadi persoalan serius yang harus segera dibenahi.
Lini serang Arsenal belakangan ini mendapat sorotan tajam karena dinilai terlalu pragmatis. Strategi yang sangat mengandalkan situasi bola mati dianggap menjadi titik lemah saat kreativitas dari permainan terbuka buntu.
Statistik menunjukkan adanya penurunan drastis dalam produktivitas gol mereka. Dampaknya, kemenangan menjadi hal yang sulit diraih oleh Martin Odegaard dan kawan-kawan dalam beberapa pekan terakhir.
Dari enam pertandingan terakhir di berbagai kompetisi, Arsenal tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan. Sisanya, mereka menelan empat kekalahan yang menjadi sinyal bahaya bagi ambisi juara klub asal London Utara tersebut.
Harapan Ian Wright Jelang Laga Newcastle
Legenda klub, Ian Wright, menilai ada harapan yang terlihat saat Arsenal menghadapi Manchester City akhir pekan lalu. Meski kalah, ia melihat skuat asuhan Arteta mampu menciptakan banyak peluang berbahaya.
"Peluang-peluang yang kami ciptakan lawan City waktu itu, menurut saya kami bisa melakukan hal yang sama dengan tim-tim yang berikutnya. Pastinya kami bakal harus jauh lebih kejam dalam menuntaskan peluang," ungkapnya.
Wright menyoroti bahwa sebelum laga kontra City, Arsenal tampak goyah dan kesulitan membangun serangan yang efektif. Ia menilai momen krusial musim ini sering membuat tim kehilangan ketenangan di zona penalti lawan.
"Tapi sebelum pertandingan (lawan City) itu, menuju ke sana, saya tak melihat kami menciptakan cukup banyak peluang di laga-laga menuju ke sana, di periode ketika secara sejarah pada periode yang kami lalui saat ini, kami agak goyah," lanjutnya.
Mantan penyerang tajam itu berharap performa menyerang tersebut bisa terulang saat Arsenal menjamu Newcastle United pada Sabtu, 25 April 2026. Wright menekankan pentingnya efektivitas dalam mengeksekusi setiap kesempatan yang didapat.
"Sekarang ini semuanya goyah dan di pertandingan lawan City, menurut saya kami mengerahkan cukup upaya. Kalau kami bisa bermain seperti itu, meski kami berusaha susah payah untuk menang, kami mungkin bisa berhasil," ujar Wright.