Arsenal berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris pada Sabtu (25/4/2026). Hasil positif ini membuat klub berjuluk The Gunners tersebut kembali memperlebar jarak menjadi tiga poin atas Manchester City di puncak klasemen sementara.
Kemenangan krusial ini dilansir dari Bola harus dibayar mahal dengan kondisi kesehatan Kai Havertz. Penyerang berkebangsaan Jerman tersebut terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-33 setelah mengalami masalah serius di bagian pangkal paha yang memicu kekhawatiran tim medis.
Selain Havertz, gelandang Eberechi Eze juga sempat ditarik keluar dari pertandingan namun dilaporkan dalam kondisi yang jauh lebih baik. Eze tetap menampakkan diri setelah laga berakhir dan mengonfirmasi bahwa penarikannya hanya merupakan tindakan pencegahan guna menghindari risiko cedera lebih lanjut.
Absennya Havertz memunculkan kembali wacana penggunaan Viktor Gyokeres sebagai tumpuan di lini serang Arsenal. Meskipun Gyokeres telah mengoleksi 18 gol pada musim perdananya di kompetisi Inggris, pemain asal Swedia itu kerap dicadangkan oleh manajer dalam pertandingan-pertandingan besar.
Legenda Arsenal, Ian Wright, memberikan pandangan kritis terhadap situasi komposisi pemain di lini depan tim tersebut. Wright meyakini bahwa Mikel Merino memiliki profil yang lebih tepat untuk menggantikan peran yang ditinggalkan oleh Havertz di lapangan tengah maupun depan.
"Mungkin (Gyokeres akan dipilih), tetapi saya mendengar Merino juga akan segera kembali." ujar Wright, Legenda Arsenal.
Wright menekankan pentingnya aspek fungsionalitas pemain dalam sistem permainan tim saat ini. Ia berharap proses pemulihan Merino berjalan cepat agar kekosongan peran penghubung permainan dapat segera teratasi dalam waktu dekat.
"Saya tidak tahu seberapa bugar dia nanti, tetapi dia mirip dengan Havertz dalam hal kemampuannya menghubungkan permainan." kata Wright, Legenda Arsenal.
Wright juga menambahkan catatan positif mengenai ketajaman Merino saat berada di area pertahanan lawan. Kembalinya sang gelandang asal Spanyol diprediksi mampu menjaga produktivitas gol Arsenal dari lini kedua.
"Dia adalah pencetak gol hebat di dalam kotak penalti, jadi semoga dia bisa kembali dalam satu atau dua minggu ke depan dan mengisi kekosongan itu." tutur Wright, Legenda Arsenal.
Namun, Wright tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya terkait dampak fisik yang dialami oleh Havertz. Ia mengamati ekspresi kekecewaan mendalam pada wajah Havertz saat sang pemain harus menyudahi pertandingan lebih awal.
"Saya cukup khawatir jika mempertimbangkan bahwa dia kembali mengalami tekanan." ucap Wright, Legenda Arsenal.
Penilaian Wright didasarkan pada gestur tubuh kedua pemain Arsenal yang sempat mengalami masalah fisik di laga tersebut. Terdapat perbedaan kontras antara kondisi Havertz dengan situasi yang dialami oleh Eze.
"Anda bisa melihat betapa kecewanya dia dan Anda bisa tahu ketika melihat seseorang berjalan pergi seperti itu." jelas Wright, Legenda Arsenal.
Menurut Wright, proses pemulihan Havertz diperkirakan akan memakan waktu yang cukup signifikan dibandingkan rekan setimnya yang lain. Hal ini didasarkan pada perbandingan langsung saat kedua pemain keluar dari lapangan hijau.
"Anda bisa melihat perbedaan antara Eze yang berjalan pergi dan Havertz yang berjalan pergi." papar Wright, Legenda Arsenal.
Meski Eze menyatakan kondisinya aman, Wright tetap memandang situasi Havertz sebagai ancaman serius bagi kekuatan skuat Arsenal ke depan. Kepastian durasi absennya sang pemain masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.
"Eze mengatakan dia baik-baik saja dan ini hanya tindakan pencegahan." terang Wright, Legenda Arsenal.
Kekhawatiran ini menutup pernyataan Wright mengenai tantangan yang akan dihadapi tim dalam beberapa pekan mendatang tanpa kehadiran sang pemain utama Jerman tersebut.
"Tapi untuk Havertz, sepertinya akan memakan waktu lama." pungkas Wright, Legenda Arsenal.