Persaingan menuju partai puncak Liga Champions semakin memanas saat Arsenal bersiap menjamu Atletico Madrid di Stadion Emirates pada Selasa (5/5/2026) malam waktu setempat.
Pertemuan krusial di leg kedua semifinal ini menjadi penentu setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada laga pertama di Madrid, seperti dikutip dari Bola.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan antusiasme tinggi untuk membawa The Gunners kembali ke final, mengulangi memori sukses klub pada tahun 2006 silam.
"Saya tidak sabar. Maksud saya, saya merasakan energi di dalam dan di antara tim, para pendukung kami, jadi ini adalah momen yang ingin kami alami bersama," ujar Arteta.
Pihak klub telah menanti selama dua dekade untuk kembali berada di posisi kompetitif ini, dan seluruh skuad sangat bersemangat menghadapi pertandingan penentu besok.
"Kami telah bekerja keras sebagai klub, sebagai tim, setelah 20 tahun untuk berada di posisi ini lagi, dan kami sangat bersemangat untuk mendapatkan pertandingan yang kami inginkan besok dan melaju ke final," kata Arteta.
Arteta diperkirakan akan menurunkan kekuatan penuh demi mengamankan tiket final dengan mengandalkan David Raya sebagai pengawal gawang utama.
Lini pertahanan Meriam London kemungkinan besar akan dijaga oleh kuartet Ben White, William Saliba, Gabriel Magalhaes, serta Piero Hincapie.
Martin Zubimendi dan Declan Rice diprediksi akan menjadi poros di lini tengah, mendukung pergerakan Eberechi Eze yang berperan sebagai pengatur serangan.
Sektor sayap akan dipercayakan kepada Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli, sementara Viktor Gyokeres menjadi tumpuan utama sebagai ujung tombak pencetak gol.
Strategi Diego Simeone Hadapi Tekanan Emirates
Di kubu lawan, Diego Simeone menegaskan bahwa Atletico Madrid tetap setia pada filosofi permainan mereka dan akan memaksimalkan setiap peluang yang ada.
"Kami akan mencoba memainkan permainan yang dibutuhkan, dengan pemahaman yang dituntut oleh permainan, sehingga para pemain dapat meningkatkan performa mereka," kata Simeone.
Meskipun memiliki kepercayaan diri tinggi, Simeone menyadari bahwa hasil akhir pertandingan sangat bergantung pada efektivitas para pemain di atas lapangan hijau.
"Kami yakin dan percaya diri dengan apa yang kami inginkan. Tetapi itu tidak akan bergantung pada kami," ujar juru taktik berjuluk El Cholo tersebut.
Menurutnya, faktor pembeda dalam laga besar seperti ini adalah kemampuan setiap pemain untuk memaksimalkan kekuatan individu mereka dalam kerja sama tim.
"Saya pikir semua orang selalu mencari gelar, sesuatu yang luar biasa. Kenyataannya adalah para pemain sepak bola dan pelatih hanya ingin pertandingan dimulai," tutur Simeone.
Ia menambahkan, siapa pun yang mampu tampil lebih dominan dan efektif akan memiliki peluang lebih besar untuk melangkah ke babak selanjutnya.
"Dan siapa pun yang bermain lebih baik akan memiliki peluang lebih baik, dan semua orang akan ingin memaksimalkan kekuatan mereka," kata Simeone.
Formasi Atletico Madrid Hadapi Arsenal
Jan Oblak dipastikan tetap menjadi andalan di bawah mistar gawang Atletico untuk meredam serangan agresif tuan rumah di London.
Marcos Llorente, Marc Pubill, David Hancko, dan Matteo Ruggeri akan mengisi barisan pertahanan Los Rojiblancos dalam formasi empat bek sejajar.
Sektor tengah akan dihuni oleh Giuliano Simeone, Koke, Johnny Cardoso, serta Ademola Lookman yang bertugas menjaga keseimbangan transisi tim.
Guna mencuri angka di kandang lawan, Atletico Madrid diprediksi akan mengandalkan ketajaman duet Antoine Griezmann dan Julian Alvarez di lini serang.