Arsenal memastikan diri melaju ke babak final Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 pada pertandingan leg kedua semifinal, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Los Rojiblancos tersingkir dengan kekalahan agregat tipis 1-2 dari wakil Inggris tersebut.
Kekalahan Atletico Madrid dipastikan lewat gol tunggal Bukayo Saka yang mengandaskan harapan tim asal Spanyol itu untuk melangkah ke partai puncak, sebagaimana dilansir dari Suara. Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, menyoroti beberapa faktor di luar teknis permainan yang dianggap memengaruhi hasil akhir pertandingan di markas Arsenal tersebut.
Simeone menilai bahwa skuad asuhannya sudah memberikan perlawanan maksimal sepanjang dua pertemuan di babak empat besar ini. Kegagalan mencetak gol di momen krusial menjadi pembeda utama dalam jalannya laga yang kompetitif tersebut.
"Di leg pertama, di babak kedua, kami sebenarnya bisa menang tetapi gagal mencetak gol. Hari ini kami juga bermain bagus di babak kedua tetapi tidak mampu membalikkan keadaan," ujar Simeone, pelatih Atletico Madrid.
Selain performa di lapangan, pria asal Argentina ini menyinggung kesenjangan sumber daya antara kedua klub. Simeone menyebutkan bahwa aspek ekonomi memberikan pengaruh terhadap persaingan tim di level tertinggi kompetisi Eropa.
"Bagaimanapun, kami berhadapan dengan tim yang memiliki kekuatan ekonomi berbeda dari kami. Itulah sepak bola, ada yang menang, ada yang kalah," jelas Simeone, pelatih Atletico Madrid.
Keluhan pelatih berusia 56 tahun itu juga merujuk pada kepemimpinan wasit yang dinilai merugikan timnya dalam momen penting. Simeone secara khusus menyoroti insiden pelanggaran Riccardo Calafiori terhadap Antoine Griezmann di area terlarang yang tidak membuahkan penalti.
"Pelanggaran Calafiori terhadap Griezmann? Membicarakannya sekarang tidak ada gunanya. Itu jelas penalti yang tidak diberikan kepada kami," ungkap Simeone, pelatih Atletico Madrid.
Meski merasa kecewa dengan keputusan tersebut, Simeone menyatakan bahwa kesalahan wasit adalah bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika pertandingan sepak bola. Ia mencoba bersikap realistis terhadap hasil pahit yang harus diterima oleh timnya kali ini.
"Hal itu terjadi dalam sepak bola. Terkadang wasit membuat kesalahan yang merugikan kami, terkadang mereka memihak kami. Kali ini merugikan kami," pungkas Simeone, pelatih Atletico Madrid.
Kemenangan ini membawa Arsenal menuju final kedua mereka sepanjang sejarah klub, sementara Atletico Madrid kembali gagal mewujudkan ambisi meraih trofi juara Liga Champions. Pertandingan final dijadwalkan menjadi agenda berikutnya bagi Arsenal di musim 2026 ini.