Arsenal resmi mengunci gelar juara Liga Inggris musim 2025/2026 setelah kompetitor terdekat mereka, Manchester City, bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Rabu (20/5/2026).
Dilansir dari Suara, kepastian gelar juara The Gunners diperoleh setelah Manchester City gagal memetik kemenangan dalam pertandingan krusial di Stadion Vitality. Hasil tersebut membuat perolehan poin Arsenal tidak lagi terkejar di puncak klasemen.
Para pemain dan staf Arsenal berkumpul di Pusat Pelatihan Sobha Realty yang terletak di London Colney untuk menyaksikan laga tersebut secara bersama-sama. Perayaan besar langsung pecah di pusat pelatihan setelah peluit panjang tanda pertandingan berakhir ditiupkan.
Manchester City sebenarnya sempat menyamakan kedudukan melalui gol Erling Haaland pada masa tambahan waktu setelah tertinggal oleh gol pemain Bournemouth, Eli Junior Kroupi. Namun, gol telat tersebut gagal membalikkan keadaan untuk menjaga peluang juara tim asuhan Pep Guardiola.
Di tengah kegembiraan skuad The Gunners, bek asal Ekuador, Piero Hincapie, menarik perhatian publik melalui aksi selebrasinya. Pemain yang menjadi starter reguler sejak kepindahannya ke London Utara tersebut tertangkap kamera melakukan tindakan teatrikal.
Hincapie meniru gestur minum dari botol air kecil bermerek Arsenal sebagai bentuk sindiran balasan kepada pendukung Manchester City. Aksi tersebut merujuk pada video viral suporter City yang melakukan gestur serupa saat menang 3-0 atas Chelsea di Stamford Bridge pada 12 April silam untuk mengejek Arsenal yang dinilai akan gagal juara.
Sebelumnya, keunggulan poin Arsenal sempat terpangkas menjadi enam poin akibat kekalahan mengejutkan dari Bournemouth di kandang. Manchester City kemudian sempat mengambil alih takhta klasemen setelah mengalahkan Arsenal 2-1 di Stadion Etihad dan menang atas Burnley.
Kendati demikian, skuad asuhan Mikel Arteta berhasil bangkit dengan menyapu bersih empat pertandingan Liga Premier berturut-turut setelah momen keterpurukan itu. Keberhasilan ini menjadi trofi Liga Inggris pertama bagi Arsenal sejak era bersejarah skuad 'Invincibles' pada musim 2003/04.