Arsenal berhasil merebut kembali posisi puncak klasemen Liga Inggris musim 2025/2026. Kepastian ini didapat setelah The Gunners memetik kemenangan tipis 1-0 saat berhadapan dengan Newcastle United pada pekan ke-34.
Kemenangan tersebut membuat tim yang ditangani Mikel Arteta kini mengumpulkan total 73 poin. Dilansir dari Suara, posisi Arsenal di peringkat pertama masih dibayangi oleh Manchester City yang mengantongi 70 poin namun memiliki tabungan satu pertandingan.
Di papan atas lainnya, Liverpool sukses mengamankan peringkat ketiga klasemen sementara. Hasil positif ini diraih The Reds setelah menumbangkan Crystal Palace dengan skor meyakinkan 3-1 pada akhir pekan lalu.
Saat ini Liverpool mengoleksi 58 poin, jumlah yang sama dengan raihan Manchester United dan Aston Villa. Kendati demikian, skuad asuhan Arne Slot berhak duduk di posisi ketiga karena keunggulan selisih gol dibandingkan dua pesaingnya tersebut.
Manchester United memiliki kesempatan untuk mengambil alih posisi ketiga jika berhasil menang saat menjamu Brentford. Laga krusial bagi Setan Merah tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 April 2026.
Nasib Berbeda Chelsea dan Tottenham Hotspur
Kejutan terjadi saat Brighton & Hove Albion berhasil melesat ke peringkat keenam klasemen. Lonjakan posisi ini merupakan dampak dari kemenangan telak 3-0 yang mereka raih saat menjamu Chelsea.
Kekalahan tersebut membuat posisi Chelsea merosot ke urutan kedelapan. Kegagalan meraih poin ini membuat peluang The Blues untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa pada musim depan menjadi semakin berat.
Sementara itu, situasi sulit masih menyelimuti Tottenham Hotspur di papan bawah. Meski baru saja meraih kemenangan atas Wolverhampton Wanderers, Spurs belum mampu beranjak dari zona degradasi.
Tottenham Hotspur kini tertahan di peringkat ke-18 dengan perolehan 34 poin. Hal ini terjadi setelah West Ham United juga berhasil memetik poin penuh melalui kemenangan atas Everton pada pekan yang sama.
Peta Persaingan Zona Degradasi
Ketatnya persaingan tidak hanya terjadi di perebutan gelar juara, tetapi juga di perjuangan menghindari turun kasta. Wolverhampton Wanderers masih terpuruk sebagai juru kunci klasemen dengan hanya mengoleksi 17 poin.
Kondisi serupa dialami oleh Burnley yang menduduki posisi ke-19 dengan koleksi 20 poin. Dengan sisa empat pertandingan musim ini, persaingan di papan atas maupun zona merah diprediksi akan terus memanas hingga laga terakhir.