Arsenal berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen Liga Inggris setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas West Ham United pada Minggu (10/5/2026) malam WIB. Kemenangan dramatis ini memastikan skuad asuhan Mikel Arteta tetap memegang kendali dalam perburuan gelar juara musim ini.
Koleksi poin Meriam London kini mencapai 79 angka dari 36 pertandingan yang telah dijalani. Dilansir dari Detik Sport, hasil tersebut membuat Arsenal unggul lima poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City, meskipun sang juara bertahan masih mengantongi satu tabungan laga.
Persaingan menuju takhta juara diyakini akan berlangsung ketat hingga akhir musim mengingat kompetisi hanya menyisakan dua pertandingan lagi. Mentalitas para pemain dinilai telah teruji dalam menghadapi tekanan besar di fase krusial ini guna mengakhiri puasa gelar liga.
Gelandang muda Arsenal, Miles Lewis-Skelly, memberikan penegasan mengenai komitmen para pemain untuk tidak terdistraksi oleh euforia sementara di sisa kompetisi. Fokus utama tim saat ini adalah menghadapi setiap pertandingan yang tersisa sebagai sebuah partai final.
"Kami harus tetap rendah hati," ujar Miles Lewis-Skelly dikutip Sky Sports.
Meskipun mengakui adanya antusiasme yang tinggi di kalangan pemain setelah kemenangan krusial tersebut, ia mengingatkan rekan-rekannya bahwa perjuangan belum benar-benar berakhir. Atmosfer positif di ruang ganti disebut menjadi modal penting untuk menatap laga-laga selanjutnya.
"Di ruang ganti suasananya cuma gembira, antusias, puas, semua yang bisa Anda gambarkan. Kami sangat bersemangat, tapi tahu tugas belum selesai," kata Miles Lewis-Skelly.
Lewis-Skelly menambahkan bahwa Arsenal kini akan segera beralih fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi Burnley sebelum melangkah ke laga terakhir. Kesadaran untuk tetap membumi menjadi prioritas demi menghindari kesalahan yang bisa berakibat fatal bagi peluang juara mereka.
"Kami punya dua 'final' lagi sekarang, dan harus fokus satu per satu. Laga berikutnya itu Burnley, kemudian kami lanjut lagi dari sana," tutur Miles Lewis-Skelly.
Pemain muda tersebut juga memahami besarnya harapan yang ada di pundak tim, baik dari sudut pandang profesional maupun sebagai bagian dari keluarga besar klub. Kendati demikian, mengelola ekspektasi dengan cara tetap berpijak pada realitas saat ini dianggap sebagai kunci utama keberhasilan.
"Sebagai pemain, saya juga sebagai penggemar juga, mudah untuk memikirka apa yang bisa terjadi. Tapi penting agar kami tetap fokus ke saat ini. Kami harus fokus ke sekarang," kata Miles Lewis-Skelly.